DPRD Kulon Progo Dorong Audit Menyeluruh pada PT Selo Adikarto
- 07 Apr 2026 07:00 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, KULON PROGO – DPRD Kabupaten Kulon Progo menyoroti permasalahan yang terjadi di PT Selo Adikarto (SAK). Harapannya dilakukan audit menyeluruh terhadap BUMD Kulon Progo tersebut. Bupati Kulon Progo Agung Setyawan bahkan saat ini telah menghentikan sementara operasional PT Selo Adikarto dalam rangka menyelamatkan aset daerah.
Hal ini disampaikan dalam rapat Kerja Komisi I DPRD Kulon Progo bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yakni Bagian Hukum, Bagian Perekonomian, Inspektorat Daerah (Irda), dan BKAD. Fokus utama pertemuan tersebut mencari tahu akar masalah dan tindakan lanjutan terkait PT SAK.
Ketua Komisi I DPRD Kulon Progo, Suryanto, meminta pelaksanaan audit menyeluruh terhadap PT Selo Adikarto (SAK) dengan melihatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Langkah ini untuk mendapatkan rekomendasi objektif terkait kelayakan operasional perusahaan milik daerah tersebut.
"Hasil audit dari BPKP nantinya akan menjadi rujukan untuk menentukan apakah PT SAK layak untuk diteruskan atau harus dihentikan secara permanen," ujarnya, Senin 6 April 2026.
Suryanto menegaskan bahwa keputusan final mengenai eksistensi perusahaan bergantung pada kesimpulan dan rekomendasi resmi dari tim auditor.
Mengenai kekhawatiran dampak terhadap anggaran daerah, Suryanto memastikan bahwa kondisi internal PT SAK, termasuk urusan karyawan dan operasional, tidak akan mengganggu keuangan APBD yang sedang berjalan. Kerugian yang dialami Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terkait penyertaan modal yang telah disetorkan.
Berdasarkan data keuangan yang ada,
Total penyertaan modal Pemkab Kulon Progo sekitar Rp32 miliar.
PT SAK tercatat, pernah berkontribusi dividen sekitar Rp14 miliar.
Perkiraan nilai modal yang hilang riil akibat kondisi sekarang ini belasan miliar.
Suryanto menambahkan, secara model bisnis, PT SAK sangat potensial dan menguntungkan, terutama karena kepastian proyek-proyek yang dikerjakan. Namun, Suryanto menyayangkan ketimpangan antara administrasi akuntansi yang tampak baik dengan manajemen internal yang tidak berjalan semestinya.
"Harapan kami sebenarnya PT SAK bisa berjalan baik karena prospek usahanya bagus. Namun, jika nanti hasil audit merekomendasikan agar perusahaan dipertahankan, maka syarat mutlaknya adalah manajemen harus diganti secara total," ucapnya.
Langkah audit ini diharapkan dapat segera terlaksana sehingga status hukum dan masa depan PT SAK mendapatkan kepastian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....