GKJ Sarimulyo Menggelar Ibadah Kamis Putih, Sambut Pekan Suci Paskah

  • 03 Apr 2026 20:27 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sarimulyo menggelar ibadah Kamis Putih dalam perayaan Tri Hari Suci Paskah. Dilaksanakan pada hari kamis, 2 April 2026 ibadah ini dihadiri oleh lebih dari 400 jemaat.

Pada ibadah kali ini dilayani oleh Pendeta Ardi Tulus Ariyanto, S.Si dengan tema Mewujudkan Cinta Kasih Allah yang Terbatas dalam Hidup. Dalam ibadah ini juga dilayankan Perjamuan Kudus yang dipimpin oleh Pendeta Ardi Tulus.

Prosesi Penyerahan Roti dan Anggur Perjamuan (Foto: Tim Dokumentasi GKJ Sarimulyo/ Ari Nugroho)

Dalam Penyampaian Kotbahnya Pendeta Ardi Tulus memberikan sebuah analogi tentang seorang Ayah yang juga mau untuk melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan oleh Ibu. Pendeta Ardi dalam kotbahnya mengajak jemaat yang hadir untuk sejenak menjawab pertanyaan tentang apakah pernah ayah memberikan minum kepada ibu? Apakah pernah ayah mencuci baju? apakah pernah ayah membantu ibu? dan pertanyaan seputar kegiatan domestic dalam rumah tangga.

Permainan ini juga menjadi pembuka dalam kotbah pada perayaan Kamis Putih kali ini. Pendeta ardi menyampaikan bahwa kegiatan domestic dalam rumah tangga yang dikerjakan bersama mencerminkan sikap saling mengasihi yang diajarkan oleh Tuhan Yesus.

Pembukaan firman pun disambut baik oleh jemaat yang hadir dengan berpartisipasi juga antusias dalam menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh pendeta Ardi. "ketika itu bisa diterima bahkan nantinya bisa dihidupi gitu ya Itu ya menjadi sesuatu yang puji Tuhan Artinya supaya firman itu bisa menjadi berkat buat Jemaat." ujar Pendeta Ardi dalam Wawancara Bersama RRI

Ibadah Kamis Putih GKJ Sarimulyo (Foto: Tim Dokumentasi GKJ Sarimulyo/ Ari Nugroho)

Tentunya permainan dalam penyampaian firman ini bukan tanpa alasan. "saya mau coba untuk menggambarkan apa sih kegiatan domestik yang itu juga sebenarnya dalam struktur sosial yang menjadi tugasnya ibu Tetapi bapak pun sebenarnya juga bisa melakukan." ucap Pendeta Ardi dalam wawancara Bersama RRI Kamis, 2 April 2026.

Dalam penyampaian firman pendeta Ardi Tulus Ariyanto juga menegaskan menjadi seseorang yang Gantle buakan bearti harus bisa bela diri. namun menjadi seseorang yang Gantle merupakan seseorang yang mau mengasihi sesama.

Pada pekan suci menyambut hari Paskah ini pendeta Ardi Tulus juga menyampaikan pesan kepada seluruh jemaat yang hadir dalam Ibadah untuk tetap meneladankan Cinta kasih Yesus. "Perjalanan yang Yesus tempuh sekaligus untuk meneladankan tentang arti cinta itu seperti apa sih sebenarnya Bukan hanya sesuatu yang di ucapkan." ucapnya. (Jordan Oloan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....