Malam Paskah, Gereja Santo Antonius Kotabaru Siap Layani Ribuan Jemaat
- 03 Apr 2026 17:29 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta menyatakan kesiapannya menyambut perayaan Malam Paskah. Pengamanan dipastikan telah siap guna mendukung kelancaran ibadat umat.
Ketua Panitia Perayaan Paskah, Rayi Dalu Adi mengatakan bahwa seluruh rangkaian perayaan Paskah 2026 telah dilakukan sejak satu tahun sebelumnya. Ia menjelaskan, sejak Maret 2025 pihaknya telah menggelar rekoleksi bagi panitia guna memperkuat kerja tim dan membangun komunikasi.
Hal ini dilakukan agar seluruh anggota panitia dapat bekerja selaras tanpa kesalahpahaman. “Kami mengusung tagline Satu Hati untuk Melayani. Artinya, kami melayani dengan kerelaan dan ketulusan hati, tidak hanya untuk umat Paroki Kotabaru, tetapi juga umat dari luar paroki,” ujarnya saat ditemui, Jumat 3 Maret 2026.
Rayi menambahkan, pihaknya juga melakukan evaluasi rutin setiap selesai Misa guna memastikan kesiapan ibadat pada hari berikutnya. Dengan demikian, ia berharap seluruh rangkaian acara, terutama pada puncak Malam Paskah, dapat berjalan lancar.
“Kami sudah siap 100 persen. Setiap selesai misa, kami langsung evaluasi untuk persiapan hari berikutnya. Untuk Sabtu malam diperkirakan akan menjadi puncak dengan jumlah umat yang lebih banyak,” katanya.
Ia memperkirakan sekitar 10.000 jemaat akan hadir dalam perayaan Malam Paskah tahun ini. Sementara itu, Kepala Bidang Rumah Tangga Gereja, Tuning Dwi Eko memastikan aspek keamanan telah dipersiapkan secara matang melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Tuning menyebut sterilisasi area gereja telah dilakukan oleh tim Gegana. Selain itu, dukungan pengamanan juga datang dari aparat kepolisian yang sempat menyembangi gereja tersebut. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) turut menerjunkan dua personel yang bertugas hingga akhir rangkaian acara perayaan Paskah.
Untuk mendukung kenyamanan, pihak gereja juga mengimbau umat agar tidak membawa barang berlebihan. Pemeriksaan akan dilakukan melalui pintu keamanan (security door) guna memastikan barang bawaan jemaat tetap terpantau.
Selain itu, pihak gereja juga menyiapkan dua unit ambulans sebagai langkah antisipasi kondisi darurat yang bekerja sama denga rumah sakit Bethesda dan Panti Rapih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....