Kualitas Nutrisi Penting untuk Perkembangan Otak Anak

  • 02 Apr 2026 15:14 WIB
  •  Yogyakarta

EEI.CO.ID, Yogyakarta - Banyak orang salah dalam memahami mengenai stunting. Orang berpikir bahwa stunting itu harapannya biar anak tumbuh tinggi badannya. Tapi sebenarnya program stunting itu tidak berbicara tentang itu.

Menurut dr. R. Yuli Cristianto SP.A dari RSUD Sleman ketika menjadi narasumber Program Indonesia sehat di RRI Yogyakarta beberapa waktu yang lalu, mengatakan Program stunting tujuannya untuk meningkatkan kapasitas otak anak.

Jadi program stunting itu tujuannya bukan untuk meninggikan tinggi badan anak-anak Indonesia, tapi utamanya justru untuk meningkatkan kapasitas intelektual anak dengan cara memenuhi kebutuhan kualitas nutrisinya sedini mungkin, terutama pada usia seribu hari pertama.

Padahal kalau tinggi badan itu sebagai salah satu dampak kalau nutrisinya tercukupi. Sebenarnya stunting tidak untuk memperbaiki fisik saja, namun juga mengasah intelektualitas pada anak.

Dengan memperbaiki nutrisinya sedini mungkin maka perkembangan otak anak itu maksimal sampai usianya lima tahun, ini yang harus dipahami dulu. "Sejauh ini kebanyakan orang hanya tahu bahwa stuntuing itu hanya berhubungan dengan tinggi badan anak saja," ujar Yuli.

Stunting itu artinya perawakan pendek yang diakibatkan karena permasalahan nutrisi, penyakit kronis, atau pola asum yang tidak baik. Stunting ini yang berpengaruh pada pertumbuhan otak.

Sementara kalau stunted atau perawakan pendek non-stunting itu pertumbuhan otak tidak terlalu terpengaruh .Nah, makanya yang paling penting adalah pemenuhan nutrisinya.

Anak stunting itu terutama terjadi pada seribu hari pertama. Seribu hari pertama itu sejak dari dalam kandungan. Jadi dari dalam kandungan, ibu harus memastikan bahwa anak mendapatkan nutrisi yang cukup.

"Bagaimana caranya? Orang tua harus benar-benar sehat sejak sebelum mengandung,tidak anemia. Kemudian saat mengandung, mengkonsumsi zat besi, protein hewani yang cukup tinggi, asam folat, kemudian cukup berolah raga sehingga kehamilannya sehat," kata Yuli mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....