Diplomat Andri Hadi Jelajahi Puro Pakualaman, Kagumi Sejarah dan Arsip

  • 31 Mar 2026 16:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta — Diplomat Kementerian Luar Negeri RI, Andri Hadi, melakukan kunjungan ke Puro Pakualaman untuk bertemu Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, pada Senin, 30 Maret 2026. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi, mengingat pada waktu yang sama Andri juga menghadiri Asia-Europe Forum (ASEF) di Yogyakarta sebagai Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa.

Kehadiran Andri Hadi disambut hangat oleh Paku Alam X atau Sri Paduka, yang didampingi GKBRAyA Paku Alam serta putra sulungnya, BPH Kusumo Bimantoro. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DIY, Ghofar Ismail.

Ghofar menjelaskan bahwa Andri datang setelah mengikuti rangkaian kegiatan ASEF yang berlangsung sejak pagi di Hotel Hyatt Yogyakarta. Ia juga menyebutkan bahwa saat ini Andri telah menyelesaikan tugasnya sebagai Duta Besar dan kembali bertugas di Kementerian Luar Negeri RI.

Kehadiran Andri Hadi disambut hangat oleh Paku Alam X atau Sri Paduka, yang didampingi GKBRAyA Paku Alam serta putra sulungnya, BPH Kusumo Bimantoro. (Foto: Humas Pemda DIY)

“Beliau ini langsung datang setelah mengikuti ASEF yang diselenggarakan sejak tadi pagi. Saat ini beliau bisa dikatakan sudah menyelesaikan tugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa. Kini beliau kembali ke tanah air dan bertugas di Kementerian Luar Negeri RI,” ujar Ghofar.

Ia juga mengingatkan bahwa pada tahun 2024 lalu, Sri Paduka bersama delegasi Puro Pakualaman pernah berkunjung ke Belgia dalam rangka promosi budaya, sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi dengan melibatkan pelaku usaha dari DIY.

“Saat kunjungan itu Bapak Andri Hadi sebagai duta besarnya, yang melakukan penyambutan luar biasa kepada delegasi,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Paduka memaparkan sejarah Kadipaten Pakualaman secara mendalam. Suasana pertemuan berlangsung santai, sementara Andri terlihat antusias menyimak berbagai penjelasan mengenai sejarah dan budaya Pakualaman.

Setelah sesi diskusi, Andri Hadi diajak berkeliling kawasan Puro Pakualaman. Ia didampingi BPH Kusumo Bimantoro yang menjelaskan detail setiap bagian bangunan, sementara Gusti Putri turut mendampingi selama kunjungan berlangsung.

Selanjutnya, Sri Paduka mengajak Andri mengunjungi perpustakaan Puro Pakualaman. Diplomat tersebut tampak terkesan dengan upaya digitalisasi koleksi yang telah dilakukan. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke ruang arsip dan ruang rapat, melengkapi rangkaian kunjungan yang sarat dengan nilai sejarah dan budaya tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....