Tingkat Literasi Sleman Lampaui Target, meski Minat Baca Menurun
- 29 Mar 2026 14:58 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Di tengah penurunan minat baca, tingkat literasi masyarakat di Kabupaten Sleman justru menunjukkan capaian positif. Bahkan, capaian ini telah melampaui target yang ditetapkan.
Berdasarkan data, tingkat literasi masyarakat meningkat dari angka 54,05 menjadi 67,18. Angka ini melampaui target yang direncanakan untuk tahun 2025.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman Shavitri Nurmala Dewi menyebut capaian tersebut menjadi indikator positif. Menurut Evi, sapaannya, literasi tidak hanya diukur dari kegemaran membaca. Meski demikian, dia mengakui adanya tantangan pada aspek minat baca. Penurunan ini perlu diimbangi dengan strategi yang tepat.
“Pembangunan literasi tidak hanya mengejar angka, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas SDM dan pendidikan generasi muda,” ucap Evi.
Di sisi lain, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Sleman juga mengalami penurunan posisi pada tahun 2025. Pada tahun 2024, Sleman berada di peringkat ketiga. Posisi tersebut berada di bawah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulonprogo. Namun pada tahun berikutnya, Sleman turun satu peringkat menjadi posisi keempat. Penurunan ini menunjukkan perlunya penguatan program literasi.
Evi menambahkan, pihaknya lantas melakukan evaluasi berdasarkan tiga indikator utama. Diantaranya adalah tingkat kegemaran membaca, tingkat literasi, dan indeks pembangunan literasi. Dia menegaskan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan telah melakukan konsolidasi untuk merespons turunnya angka minat baca.
“Upaya ini dilakukan agar kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran. Kami melakukan langkah yang signifikan untuk menanggapi ukuran-ukuran tersebut,” kata Evi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....