Dinas Perpustakaan Sleman Catat Turunnya Tingkat Kegemaran Membaca

  • 29 Mar 2026 14:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Tingkat kegemaran membaca masyarakat di Kabupaten Sleman mengalami penurunan signifikan pada tahun 2025. Penurunan ini juga terjadi di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengungkapkan tingkat kegemaran membaca di Sleman pada tahun 2024 masih berada di posisi kedua. Saat itu, posisi pertama ditempati Kabupaten Gunungkidul dan disusul Kota Yogyakarta. Namun pada tahun 2025, posisi Sleman turun ke peringkat ketiga. Sementara posisi teratas ditempati Kabupaten Kulonprogo, disusul Kabupaten Bantul.

“Kalau dibandingkan tahun 2024, memang semuanya mengalami penurunan dan cukup signifikan, dari angka 80 turun ke angka 50 sekian,” ujar Evi, sapaannya.

Penurunan ini menjadi perhatian serius bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman. Terlebih, minat baca merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan literasi. Menanggapi hal tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman melakukan konsolidasi internal. Langkah ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan literasi. Diantaranya adalah dengan menjalin kolaborasi dengan komunitas untuk memperkuat ekosistem literasi.

“Saat ini, terdapat sekitar 35 Taman Bacaan Masyarakat yang tersebar di Sleman. Keberadaan komunitas ini memiliki peran penting dalam meningkatkan minat baca,” kata Evi.

Selain itu, berbagai program inovatif juga dikembangkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman. Seperti program Jelajah Perpustakaan Menuju Literasi yang terkini dan responsive atau disingkat “Jaka Tingkir”. Ini merupakan program perpustakaan keliling yang melayani hingga 85 sekolah setiap tahunnya dengan perjanjian atau MOU. Selain itu, ada pula program cerita dongeng literasi masuk dan berinteraksi di sekolah atau “Cendol Manis”. Ini merupakan kegiatan yang turut menggandeng pendongeng untuk meningkatkan budi pekerti dan wawasan kebangsaan.

“Program lain adalah Jumat pagi menuju literasi cerdas dan bergembira atau ‘Jumat Cerita’. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Pemda setiap Jumat dengan segmentasi anak-anak Paud dan TK,” ucapnya.

Berbagai program yang diinsiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ini diharapkan bisa menjadikan Sleman sebagai Kabupaten Literasi dan menjadikan Sleman sebagai innovator dan rumah bagi kegiatan berskala Internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....