Polresta Yogyakarta Siapkan 15 Titik Penyekatan, Halau Sound Horeg Malam Takbiran
- 18 Mar 2026 10:44 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Langkah preventif akan dilakukan jajaran Polresta Yogyakarta dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terutama pada tradisi malam takbiran, Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M. Langkah tegas dilakukan untuk mencegah terjadinya gesekan ataupun gangguan pada momen menyambut hari kemenangan bagi umat muslim.
Kabag Ops Polresta Yogyakarta Kompol Sumanto mengatakan sebanyak 700 personil akan diterjunkan pada malam takbiran, Kamis, 19 Maret 2026. Personil ini akan melakukan antisipasi baik saat pelaksanaan takbir yang terorganisir dalam arti yang berizin, maupun konvoi yang biasa dilakukan saat malam takbiran.
Kompol Manto menegaskan, penghalauan akan dilakukan ketika didapati adanya rombongan takbir keliling yang menggunakan sound horeg yang akan masuk ke wilayah Kota Yogyakarta. Polresta Yogyakarta memetakan ada 15 titik penghalauan yang akan dijaga ketat.
"Kita sudah antisipasi dengan adanya penyekatan-penyekatan. Ada 15 titik penyekatan baik di sisi utara, timur, barat, dan selatan," katanya, dalam Jumpa Pers Kesiapan Idulfitri 1447 H/ 2026 M di Balai kota Yogyakarta, Selasa, 17 Maret 2026.
Manto menjelaskan, penghalauan akan otomatis dilakukan petugas ketika didapati rombongan dari luar Kota Yogyakarta akan masuk dengan meminta putar balik. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kerawanan tinggi yang dapat terjadi akibat euforia yang berlebihan.
Langkah pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Progo 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 13 Maret - 25 Maret 2026.
"Tujuannya dengan adanya operasi ini yaitu salah satunya terjaminnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan lebaran," ujarnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....