Peringatan Hari Jadi ke-271 DIY Jadi Momentum Refleksi Keistimewaan Yogyakarta

  • 13 Mar 2026 23:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Peringatan Hari Jadi ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai keistimewaan Yogyakarta yang berakar dari sejarah, budaya, serta konstitusi. Hal ini mengemuka dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD DIY yang digelar di Gedung DPRD DIY, Jumat, 13 Maret 2026.

Ketua DPRD DIY, Nuryadi, yang memimpin jalannya rapat menyampaikan ucapan selamat kepada Gubernur DIY, jajaran pemerintah daerah, serta seluruh masyarakat yang turut mangayubagyo peringatan Hari Jadi ke-271 DIY. Ia menilai usia 271 tahun mencerminkan kedewasaan Yogyakarta sebagai daerah yang telah menempuh perjalanan panjang dalam kehidupan berbangsa dan tata kelola pemerintahan.

“Semoga bertambahnya usia DIY semakin menambah semangat aparat dan seluruh warga untuk memajukan masyarakat Yogyakarta yang semakin Sejahtera,” ujar Nuryadi.

Nuryadi juga menegaskan bahwa momentum Hari Jadi DIY perlu dimaknai sebagai ruang introspeksi bagi seluruh pihak. Ia menekankan bahwa keistimewaan Yogyakarta bukan sekadar pemberian dari pemerintah pusat, melainkan lahir dari perjalanan sejarah panjang, termasuk komitmen Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang menyatakan Yogyakarta berdiri di belakang Republik Indonesia pada awal kemerdekaan.

Menurutnya, latar belakang sejarah tersebut menjadi dasar lahirnya status keistimewaan Yogyakarta yang kemudian diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY, termasuk dukungan anggaran melalui Dana Keistimewaan (Danais) untuk menjaga dan mengembangkan nilai-nilai keistimewaan.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam pidatonya mengatakan bahwa peringatan Hari Jadi DIY merupakan momentum untuk meneguhkan nilai historis, kultural, dan konstitusional yang menjadi fondasi keistimewaan Yogyakarta.

"Keistimewaan Yogyakarta lahir dari perjalanan sejarah, kesetiaan kepada bangsa, serta komitmen untuk mengamalkan nilai hamemayu hayuning bawana demi menjaga keselamatan dan kesejahteraan kehidupan bersama," ucap Sri Sultan.

Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Daerah DIY mengusung tema “Mulat Sarira, Jumangkah Jantraning Laku” yang menggambarkan ajakan untuk melakukan refleksi diri, berani melangkah maju, serta konsisten dalam menata masa depan pembangunan daerah.

Peringatan Hari Jadi DIY sendiri dilaksanakan setiap 13 Maret sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Daerah DIY Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Jadi DIY yang mengatur penyampaian pidato Gubernur sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....