Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah Kota
- 13 Mar 2026 21:52 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Selama ini, pertanian selalu identik dengan hamparan sawah yang luas di pedesaan. Namun, di perkotaan dengan keterbatasan lahan, konsep Urban Farming atau pertanian perkotaan kini menjadi solusi nyata bagi ketahanan pangan keluarga.
Menurut yueke kusumayanti, SP. pegiat dan pendamping di komunitas kagama hortikultura, saat berbincang di program mbangun desa RRI yogykarta menyebut Ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada para petani di desa. Di wilayah perkotaan, masyarakat mulai memanfaatkan lahan sempit di sekitar hunian mereka untuk bercocok tanam.
Dengan konsep Urban Farming, yueke menyebut masyarakat tidak memerlukan lahan yang luas. Masyarakat dapat memanfaatkan media pot atau polybag untuk menanam berbagai komoditas.
Tidak hanya tanaman, pertanian perkotaan juga mencakup sektor peternakan kecil, seperti pemeliharaan ikan di dalam galon bekas.
Yueke menambahkan , bagi warga yang ingin memulai namun masih ragu akan tekniknya, saat ini telah tersedia berbagai pendampingan gratis. Salah satunya dilakukan oleh komunitas Kagama Hortikultura yang rutin memberikan edukasi kepada Masyarakat. Beberapa wilayah yang telah dilakukan pendampingan, mulai dari Sleman, Solo hingga Magelang.
Yueke menjelaskan pendampingan sendiri dilakukan minimal selama satu musim tanam. Ia mencontohkan tanaman cabai, pendampingan dilakukan secara intensif hingga tanaman mengeluarkan bunga pertama.
Penerapan urban farming ini dinilai menjadi solusi ganda: tidak hanya menghasilkan bahan pangan mandiri, tetapi juga membantu mengatasi permasalahan sampah organik di tingkat rumah tangga. Dengan mengolah sampah tersebut menjadi pupuk organik yang bisa digunakan untuk memupuk tanaman yang ditanam, sehingga menghemat biaya pengeluaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....