Kala Densus 88 Rangkul Eks-Napiter di Bulan Penuh Berkah

  • 11 Mar 2026 10:02 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID., Yogyakarta - Pagi itu, wajah bahagia tak bisa disembunyikan dari garis keriput para lansia yang tergabung dalam Yayasan Lansia Madania Potorono. Senyum mereka mengembang hangat ketika bingkisan bantuan diserahkan, oleh Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) DIY Densus 88 AT Polri bersama para mantan narapidana terorisme (eks napiter), pada Selasa, 10 Maret 2026.

Pertemuan yang sederhana dan tulus itu menghadirkan rasa haru. Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan. Di dalamnya ada upaya merajut kembali persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, sekaligus menyalakan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Satgaswil DIY Densus 88 AT Polri bersama para eks napiter yang kini menjadi mitra program deradikalisasi turun langsung menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Tak hanya menyapa para lansia di Yayasan Madania Potorono, uluran tangan itu juga menjangkau para pemulung di sejumlah wilayah di DIY.

Kasatgaswil DIY Densus 88 AT Polri melalui Katim Identifikasi dan Sosialisasi Ipda Arta menyampaikan, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian. “Semangat kebersamaan, kepedulian terhadap sesama, serta rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia harus terus ditumbuhkan,’’ katanya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen para eks napiter mitra deradikalisasi untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat serta menjaga nilai-nilai kebangsaan. “Kami ingin menunjukkan bahwa Eks napiter yang telah kembali ke tengah masyarakat juga dapat berperan positif dan menjadi bagian dari solusi dalam menjaga persatuan dan kedamaian serta kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis dalam upaya pencegahan paham radikalisme dan terorisme,’’ ucapnya.

Ketua paguyuban lansia, Haryo Sutejo atau lebih dikenal dengan Dodot menyampaikan rasa terimakasihnya atas bantuan sosial yang diberikan. ‘’Bantuan tersebut tidak hanya bernilai dari segi materi, namun yang lebih penting adalah kehadiran serta kesediaan untuk menyowani para sepuh sehingga terjalin silaturahmi dan memberikan semangat bagi para lansia,’’ katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara aparat kepolisian, para eks napiter, dan masyarakat. Dari pertemuan sederhana itu juga diharapkan akan tumbuh persatuan yang terus terjaga, persaudaraan yang semakin kuat, serta langkah bersama untuk mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....