Waspada Cuaca Ekstrem, Status Siaga Darurat di Kota Yogyakarta Diperpanjang
- 09 Mar 2026 15:02 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta memperpanjang status siaga darurat bencana hingga akhir Maret 2026. Kebijakan ini diambil seiring dengan masih adanya ancaman bencana dampak cuaca ekstrem di Yogyakarta.
Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, Darmanto mengatakan, perpanjangan status siaga darurat bencana saat ini masih menunggu penerbitan surat keputusan (SK) yang ditandatangani oleh kepala daerah, setelah status sebelumnya selesai pada bulan Februari 2026. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu diambil karena situasi cuaca saat ini masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, perpanjangan diajukan hingga tanggal 31 Maret 2026 mendatang.
“Saat ini menunggu SK tersebut terbit. Semoga bisa minggu ini,” katanya, saat dikonfirmasi hari Minggu, 8 Maret 2026.
Darmanto menyatakan, perpanjangan status siaga darurat bencana juga didasarkan dengan banyaknya kejadian pada periode bulan Januari dan Februari, tercatat ada 98 kejadian bencana selama dua bulan pada awal tahun ini. Kejadian bencana di Kota Yogyakarta didominasi oleh dampak cuaca ekstrem, seperti pohon tumbang, dahan patah, dan atap rusak akibat hujan disertai angin kencang.
“Ada dampak dari siklon tropis,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan, angin Monsun Asia yang mengakibatkan cuaca ekstrem di Indonesia terdeteksi aktif, disamping itu ada pengaruh dari aktivitas siklonik.
Berdasar hasil pengamatan dinamika atmosfer, BMKG mendeteksi adanya tiga bibit siklon. Di antaranya bibit siklon 90S dan 93S yang berada di perairan Samudera Hindia, serta bibit siklon 92P di perairan Teluk Carpentaria.
“Masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang serta petir,” ujar Reni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....