Suryo HS Tanggung Pengobatan Korban, Komitmen Biayai Anak Korban hingga Kuliah

  • 04 Mar 2026 10:28 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo – Beberapa waktu lalu terjadi insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional Purworejo-Wates yang melibatkan pengusaha rokok HS Muhammad Suryo. Saat itu, Muhammad Suryo tengah mengendarai sepeda motor Harley Davidson dan memboncengkan istrinya. Sang istri, Anis Syarifah dinyatakan meninggal dunia usai kecelakaan ini.

Kecelakaan lalu lintas ini juga turut melibatkan kendaraan motor milik warga, yakni Abdullah dan anaknya yang bernama Deva. Keduanya lantas menjalani perawatan di RSUD Wates.

Muhammad Suryo melalui perwakilannya, Dandan Jaya Kartika mendatangi Abdullah dan Deva, Selasa, 3 Maret 3036. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas insiden yang melibatkan Abdullah beserta keluarganya. Dalam pertemuan itu, pihak keluarga Suryo menyatakan kesediaannya untuk menanggung seluruh biaya perawatan Abdullah dan Deva sampai dinyatakan pulih.

“Selain pembiayaan medis, keluarga juga menyerahkan santunan kepada korban sebagai bentuk kepedulian,” ujar Dandan.

Dandan mengatakan, selain biaya pengobatan, keluarga Suryo juga berkomitmen memberikan beasiswa pendidikan penuh kepada Deva hingga jenjang perguruan tinggi. Bantuan tersebut disebut sebagai bentuk tanggung jawab jangka panjang atas masa depan anak korban.

“Sebagai bagian dari kesepakatan, perwakilan keluarga turut menyerahkan satu unit sepeda motor baru,” ucapnya.

Sementara, ibu Deva, Ratih mengatakan, peristiwa tersebut merupakan musibah dan kedua pihak telah sepakat berdamai. Ratih turut mengapresiasi upaya tanggung jawab yang dilakukan oleh keluarga Muhammad Suryo. Ratih menuturkan, dia menginginkan perdamaian mengingat kedua belah pihak merupakan korban.

"Saya juga minta maaf atas kelalaian suami saya. Kami turut berduka atas kepergian istri bapak. Semoga bapak juga lekas membaik," ujar Ratih.

Dalam kesempatan itu, Suryo yang masih menjalani perawatan sempat melakukan panggilan video dengan keluarga korban dan menyampaikan permohonan maaf. Permintaan maaf tersebut diterima oleh pihak korban sebagai bagian dari upaya penyelesaian secara kekeluargaan. Suryo juga berharap bisa terus menjalin kekeluargaan dengan keluarga Abdullah.

"Semoga kita bisa jadi keluarga. Mulai hari ini saya menganggap panjenengan keluarga saya. Sekali lagi saya mohon maaf," kata Suryo melalui sambungan video call.

Di sisi lain, Abdullah menyebut dia turut menerima itikad baik tersebut dan sepakat menyelesaikan persoalan secara damai. “Kami sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan,” kata Abdullah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....