Ada Apa di Balik Pameran Vastu Shastra UAJY
- 02 Mar 2026 15:10 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Mahasiswa Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengadakan pameran sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat yang bangunan rumahnya terdapak bencana alam. Pameran Sepekan Arsitektur “Vastu Shastra” mengusung tema ilmu arsitektur kuno dari india yang menjelaskan keterkaitan antara alam dan arsitektur.
Koordinator Pameran, Sekar Putri Aulia mengatakan bahwa pada tahun ini pameran sepekan arsitektur mengusung tema “Vastu Shastra” menerapkan 60% arsitektur dan 40% dituangkan kedalam karya seni. Sehingga pameran ini diharapkan mampu memperkenalkan bangunan arsitektur dalam bentuk karya seni.
“Adapun Pameran ini mengandung 5 elemen yang ada di universe, yaitu ada bumi, api, udara, air dan space. Dan kami mengambil tema tersebut di pameran ini karena kami ingin menunjukkan bagaimana hubungan alam dengan arsitektur,” kata sekar.
Sementara itu, ia mengatakan bahwa pameran ini lebih dominan mengangkat isu sosial seperti bencana alam yang berdampak pada pembangunan rumah masyarakat. Salah satu bencana alam yang menurut sekar menjadi inspirasi untuk diangkat menjadi sebuah karya seni arsitektur adalah gempa bumi, banjir dan tanah longsor.
Dan karyanya cukup bervariasi, terdapat 5 ruang yang merepresentasikan masing masing elemen, seperti elemen udara terdapat ruang yang menggambarkan bagaimana angin masuk ke dalam ruangan. Serta bagaimana air bekerja dengan contoh tempat wisata taman sari.
Ketua Pelaksana Pameran, Bryan Pasha mengatakan bahwa melalui pameran ini ia memperlakukan karya arsitek memberikan filosofi dari tiap elemen ke dalam sebuah desain arsitektual. Sehingga kesan yang dihadirkan dalam karya arsitektur disampaikan dengan cara yang awam namun tetap dimengerti.
“Dan kami juga mencoba menjelaskan dengan cara yang awam. Sehingga kami tidak membuat pameran ini hanya tersegmentasi kepada arsitek saja, tapi bisa mengedukasi masyarakat awam,”kata pasha.
Pameran Sepekan Arsitektur "Vastu Shastra" ini berlangsung selama sepekan. Pameran ini berlangsung mulai tanggal 2 hingga 7 maret di Jogja Nasional Museum Yogyakarta. (Victorio Firsta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....