Pembangunan Wisata Daerah Harus Punya Ciri Khas
- 28 Feb 2026 23:32 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pakar Pariwisata Berkelanjutan UMY, Sakir Ridho Wijaya berpendapat, pembangunan destinasi wisata di setiap daerah harus memiliki ciri khas tersendiri. Agar, masyarakat setempat tidak kehilangan kendali atas ruang mereka.
”Jika diseragamkan, lalu di mana identitas lokalnya?,” ucapnya, Sabtu, 28 Februari 2026. ”Orang bisa bertanya, mengapa harus jauh-jauh ke Yogyakarta jika pengalaman sama bisa didapatkan di tempat yang lainnya.”
Sakir juga menegaskan, menjaga identitas lokal menjadi kunci daya saing pariwisata Yogyakarta. Budaya yang masih kuat dan hidup di tengah masyarakat dinilai sebagai pembeda yang tidak dimiliki semua daerah wisata.
Karena itu, perlindungan lingkungan dan budaya harus menjadi fondasi dalam setiap kebijakan investasi. “Identitas lokal itu sangat penting karena menjadi pembeda utama,” katanya.
Perlindungan lingkungan dan budaya harus menjadi prasyarat investasi, bukan dianggap sebagai penghambat. Pemda perlu menetapkan batas-batas yang jelas.
”Mana yang dapat dikembangkan lebih lanjut, dan mana yang harus dilindungi agar tidak kehilangan identitas.”
Dengan status keistimewaan yang dimiliki Daerah Istimewa Yogyakarta, pembangunan pariwisata harus tetap selaras dengan karakter sosial dan budaya masyarakat setempat. ”Dalam kerangka pariwisata berkelanjutan."
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....