Pemuda Timor Leste Beri Pesan Penting di Wisuda UAJY, Apa Itu?

  • 28 Feb 2026 23:31 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menyelenggarakan Wisuda Program Sarjana dan Program Magister Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat, 27 Februari kemarin, di Student Center, Gedung Slamet Rijadi. Sebanyak 339 wisudawan dan wisudawati resmi dilepas, terdiri atas 282 lulusan program sarjana dan 57 lulusan program magister.

Prosesi ini menjadi penanda berakhirnya satu fase penting dalam kehidupan para mahasiswa, sekaligus awal dari peran baru mereka di tengah masyarakat.

Menariknya, seorang pemuda asal Timor Leste bernama Caetano José Freitas didapuk memberikan sambutan pada prosesi wisuda. Mahasiswa Program Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik UAJY itu berbicara sebagai wakil wisudawan.

Caetano sendiri menempuh studi di UAJY melalui Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Pemerintah Indonesia. Sebelum melanjutkan pendidikan di Yogyakarta, Caetano menyelesaikan studi sarjana Teknik Sipil di Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL).

Latar belakang lintas negara serta pengalaman akademik dan profesional yang dimiliki membentuk pandangannya tentang pendidikan sebagai perjalanan keteguhan dan tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Caetano menegaskan, kelulusan hari ini merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya mengasah kemampuan intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan daya juang.

“Hari ini kita berdiri bukan hanya sebagai penerima gelar, tetapi sebagai hasil dari sebuah perjalanan panjang yang telah membentuk kita,” ujar Caetano.

Ia mengajak para wisudawan untuk tidak berhenti pada pencapaian pribadi. Ilmu pengetahuan yang diperoleh selama masa studi, menurutnya, harus diwujudkan dalam karya nyata dan pengabdian bagi masyarakat yang lebih luas, melampaui batas geografis dan latar belakang.

Pesan serupa juga disampaikan oleh Ketua Umum PP KAMAJAYA, Dr Ir Desiderius Viby Indrayana yang mewakili alumni. Ia mengingatkan, dunia setelah kampus tidak selalu berjalan ideal dan adil sehingga para lulusan dituntut untuk tetap berpegang pada nilai integritas, kepedulian, dan kemanusiaan.

Baginya, gelar akademik bukanlah tujuan akhir melainkan bagian dari perjalanan hidup yang lebih besar. “Yang diwisuda hari ini bukan hanya gelar Anda, melainkan perjuangan hidup Anda,” ujar Viby.

Sebagai keluarga alumni, Viby menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para lulusan, menjadi ruang kebersamaan yang menghubungkan pengalaman, nilai, dan kontribusi alumni di berbagai bidang.

Sementara itu, Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Dr G Sri Nurhartanto dalam pidatonya mengajak para lulusan untuk menjaga kejernihan berpikir dan kepekaan nurani di tengah tantangan zaman. Perguruan tinggi, menurutnya, memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan insan terdidik yang tidak apatis, melainkan peduli dan berani mengambil sikap berdasarkan kebenaran dan akal sehat.

“Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar bagi seorang pendidik selain melihat anak didiknya tumbuh dan memberi makna bagi sesama,” ucap Nurhartanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....