Harga Naik Turun, Stok Pangan Bantul Tetap Aman

  • 27 Feb 2026 11:08 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul — Ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Bantul dipastikan mencukupi sepanjang Ramadan hingga Idulfitri 2026. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY bersama TPID Kabupaten Bantul menyatakan, meski sejumlah komoditas mengalami perubahan harga, kondisinya masih tergolong wajar dan terkendali.

Masyarakat pun diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Kepastian ini diperoleh setelah TPID melakukan pengecekan langsung harga dan stok bahan pokok di Pasar Imogiri serta distributor bawang merah Tegalrejo di Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Bantul, Kamis, 26 Februari 2026. Pemantauan rutin tersebut dilakukan karena periode saat ini berdekatan dengan tiga Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni Imlek, Idulfitri, dan Paskah, yang biasanya diiringi lonjakan permintaan pangan.

Kegiatan pemantauan dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana, Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY Eling Priswanto, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Hermanto, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanto, Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja, serta OPD terkait.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana, menyampaikan hasil pemantauan menunjukkan kondisi stok pangan secara umum aman, distribusi berjalan lancar, dan harga relatif stabil. “Dari sisi stok, bawang merah di Bantul sangat mencukupi dan menjadi salah satu andalan. Sementara dari sisi harga, komoditas seperti daging ayam, cabai, dan bawang merah memang bersifat dinamis. Ini merupakan karakter pasar yang sudah berlangsung lama,” ujarnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga daging ayam ras yang kini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan menjelang Lebaran. Kendati demikian, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga.

“Kami menyiapkan upaya pengendalian seperti operasi pasar sesuai perkembangan harga dan kebutuhan masyarakat. Bulog juga siap mendukung. Stok beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya aman. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY, Eling Priswanto, menuturkan TPID DIY bersama TPID kabupaten/kota serta Satgas Pangan secara konsisten melakukan pemantauan harga menjelang Lebaran. Hasilnya, beberapa komoditas mengalami fluktuasi baik kenaikan maupun penurunan.

“Secara umum memang ada kenaikan, tetapi masih dalam taraf wajar. Bahkan cabai dan bawang merah justru mengalami penurunan. Ini menunjukkan stok tersedia dan kondisi pasar relatif aman,” katanya.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul, Fenty Yusdayati, menjelaskan harga daging ayam ras naik sekitar Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa. Sebaliknya, harga cabai turun sekitar Rp20.000 per kilogram dan bawang merah turun sekitar Rp5.000 per kilogram.

“Stok bawang merah dari petani Bantul di tingkat distributor mencapai sekitar 8 ton, sedangkan kebutuhan masyarakat DIY sekitar 3,5 ton. Jadi, sangat mencukupi,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hermanto. Ia menyebut kondisi di Bantul sejalan dengan wilayah lain di DIY seperti Kulon Progo dan Gunungkidul, dengan pasokan pangan yang memadai dan distribusi yang lancar.

“Daging ayam memang naik sedikit, tetapi cabai dan bawang merah cenderung turun. Kami berharap kondisi ini tetap stabil hingga Lebaran,” katanya.

Dari sisi pelaku usaha, distributor bawang merah Tegalrejo, Japon, memastikan stok di tempatnya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat DIY maupun pengiriman ke luar daerah seperti Jakarta, Brebes, dan Kroya. Harga bawang merah di tingkat distributor saat ini berada di kisaran Rp30.000 per kilogram.

“Permintaan pasar tinggi, tetapi stok aman. Kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah, terutama dari sisi pembiayaan, agar pasokan tetap terjaga,” katanya.

Sebagai informasi, masyarakat dapat memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok melalui situs resmi Pemkab Bantul (www.bantulkab.go.id), SIGAPAN/Sistem Informasi Harga Pangan (www.bapok.bantulkab.go.id), serta aplikasi Bantulpedia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....