Soroti MBG, Hasto Sebut Protein Hewani Penting Bagi Pertumbuhan Anak

  • 25 Feb 2026 16:41 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Komposisi menu yang dibagikan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat bulan suci Ramadan mendapatkan sorotan dari masyarakat. Warga banyak mengeluhkan kurang proporsionalnya menu MBG saat puasa ini.

Makanan yang seharusnya bergizi, justru didominasi makanan kering seperti roti yang dianggap kurang memenuhi kaidah gizi seimbang untuk anak sekolah.

Merespon keresahan warga, Wali kota Yogyakarta Hasto Wardoyo angkat bicara. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan (Obsgyn) ini menyebutkan, protein hewani merupakan komponen mutlak yang dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Sedangkan esensi hadirnya MBG adalah untuk mendukung tumbuh kembang anak, sehingga kualitas menu tidak boleh dikorbankan. Hasto berpesan kepada para penyedia MBG, supaya kembali kepada pakem menu yang telah ditentukan sejak awal.

"Aslinya menu yang diharapkan itu kan mengandung protein hewani," katanya, di Balai kota Yogyakarta, Rabu, 25 Februari 2026.

Hasto menegaskan, penyedia wajib mengutamakan bahan pangan yang kaya kandungan nutrisi spesifik. Sebab, seharusnya menu MBG tidak sekadar mengenyangkan, tapi juga mencerdaskan.

"Untuk pertumbuhan anak, protein hewani harus diutamakan, yang mengandung omega-3 itu lebih diutamakan. Karena ini berkaitan dengan pertumbuhan otak dan tubuh," ujarnya.

Hasto mengharapkan, dapur-dapur yang memiliki tanggung jawab menyajikan MBG ini ke depannya bisa lebih kreatif dalam mengolah hidangan, agar selaras dengan tujuan program. Menurutnya, memberikan menu sederhana seperti telur atau ikan jauh lebih baik, daripada memenuhi kotak makan siswa dengan karbohidrat berlebih.

Hasto berharap, penyajian dalam MBG tetap mengacu pada tujuan. Karena sejatinya hadirnya MBG adalah untuk anak-anak di usia pertumbuhan.

"Kalau misalkan bulan Ramadan dikasih telur, itu masih sesuai, atau ikan, mungkin masih bisa sesuai. Harapan saya tidak dikasih dalam bentuk karbohidrat yang dominan tanpa protein hewani," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....