Haedar Nashir: Akidah Islam Harus Dikuatkan

  • 22 Feb 2026 19:57 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menegaskan pentingnya penguatan akidah Islam berkemajuan. Yaitu sebagai fondasi ideologis gerakan Muhammadiyah di tengah dinamika perubahan global.

Haedar menyampaikan, tauhid tidak berhenti pada pemahaman teologis. Melainkan harus melahirkan orientasi kemajuan dalam kehidupan sosial, intelektual, dan kemanusiaan.

Menurutnya, Islam berkemajuan menuntut umat menghadirkan nilai-nilai keislaman yang rasional, moderat. Serta berorientasi pada kemaslahatan publik.

“Pemahaman tauhid yang murni harus mampu membebaskan manusia dari praktik keagamaan yang stagnan,” katanya, Minggu, 22 Februari 2026. ”Dan mendorong lahirnya kreativitas serta pembaruan dalam menghadapi tantangan modernitas.”

Haedar menegaskan, sejak berdiri pada 1912, Muhammadiyah membawa semangat tajdid atau pembaruan dalam berbagai bidang kehidupan. Karena itu, kader Muhammadiyah diharapkan tidak hanya memahami ajaran Islam secara normatif.

”Tetapi juga harus mampu menerjemahkannya secara kontekstual,” ujarnya. ”Baik dalam sektor pendidikan, kesehatan, sosial, hingga kehidupan kebangsaan.”

Ia menambahkan, perkembangan global yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut kader Muhammadiyah memiliki fondasi akidah yang kokoh. Sekaligus terbuka terhadap dialog dan dinamika pemikiran.

Penguatan ideologi, katanya, menjadi kunci agar gerakan tetap relevan tanpa kehilangan jati diri. ”Sehingga Islam berkemajuan terus menjadi pedoman membangun peradaban berkeadilan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....