Atasi Kemiskinan di Kaliurang Selatan, Mahasiswa UMY Lakukan Ini

  • 21 Feb 2026 22:34 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Magelang - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Arif Reksa Pambudi, merancang ACONSHI (Agro Constitutional Shield). Program pemberdayaan tersebut, untuk memperkuat posisi petani di Dusun Kaliurang Selatan, Desa Srumbung, Kabupaten Magelang Jawa Tengah.

”ACONSHI merupakan pendekatan komprehensif berbasis hukum, ekonomi dan teknologi,” katanya, Sabtu, 21 Februari 2026. ”Selain untuk memperkuat posisi petani, program ini juga untuk menahan laju kerusakan lahan akibat tambang pasir.”

Sebagai Pemuda Pelopor di Kabupaten Sleman Yogyakarta, Arif melihat persoalan kemiskinan di Kaliurang Selatan, bukan pada rendahnya etos kerja para petani. Tetapi kondisi tersebut akibat struktur ekonomi yang tidak berpihak kepada petani setempat.

Sebagian besar warga Kaliurang Selatan, menggantungkan ekonominya pada Buah Salak. Namun saat panen raya, harga buah tersebut bisa jatuh hingga sekitar Rp1.000 per kilogram, dan ketika produksi mencapai puluhan ton per minggu, pasar lokal tidak mampu menyerap Buah Salak hasil panen petani.

”Para petani tidak punya posisi tawar,” ujarnya. ”Di sisi lain, tekanan ekonomi semakin berat karena aktivitas penambangan pasir semakin marak di kawasan lereng Merapi.”

Letak geografis desa yang berada di jalur material vulkanik membuat kualitas pasir bernilai tinggi secara komersial. Namun, aktivitas tersebut berdampak pada rusaknya lahan pertanian produktif dan meningkatnya risiko bencana tanah longsor.

Melalui ACONSHI, Arif menawarkan strategi tiga pilar. Pertama, perlindungan hukum melalui dorongan pembentukan peraturan desa yang melarang tambang pasir di zona pertanian produktif.

Kedua, penguatan ekonomi sirkular dengan memanfaatkan limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah. Termasuk budidaya maggot sebagai pakan ternak.

Ketiga, pembukaan akses pasar premium berbasis teknologi. Antara lain melalui sistem QR Code untuk meningkatkan transparansi produk dan menembus pasar ekspor, termasuk ke Eropa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....