Delapan Kapanewon di Sleman Terdampak Bencana Pasca Hujan Deras

  • 18 Feb 2026 22:09 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur Kabupaten Sleman, Rabu, 18 Februari 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerag (BPBD) Sleman mencatat setidaknya ada 8 kapanewon yang mengalami kerusakan imbas dari hujan deras. Meliputi Kapanewon Berbah, Gamping, Kalasan dan Moyudan. Ada pula Kapanewon Minggir, Pakem, Prambanan, dan Sleman.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro mengatakan kerusakan di Kapanewon Berbah terjadi di 7 titik meliputi pohon tumbang, dinding rumah roboh, talud longsot, hingga atap terangkat terbawa angin. Lalu kerusakan di Gamping terjadi di 2 titik meliputi pohon tumbang dan talud makam longsor. Sementara, kerusakan di Kalasan dan Minggir terjadi di satu titik dengan kerubahan berupa tebing longsor dan pohon jati tumbang.

“Di Moyudan terjadi pohon tumbang di 4 titik, di Pakem terjadi pohon tumbang menimpa kabel listrik, di Prambanan terjadi tanah bergerak dan tebing setinggi 10 meter dan panjang 7 meter longsor dan menimpa rumah warga. Lalu, di Kapanewon Sleman pohon tumbang menimpa gazebo dan penginapan di Floating Resto dan sudah terkondisi,” ujar Bambang, Rabu, 18 Februari 2026.

Bambang menambahkan pihaknya telah melakukan asesmen data dampak kejadian dan koordinasi dengan pihak terkait. Beberapa pihak yang turut terlibat diantaranya BPBD Sleman, Destana Sumbersari, Pemkal Sumbersari, Pemkal Sendangrejo, Babinkamtibmas Babinsa. Ada juga SAR DIY UFM, Tirto Rescue Berbah, KSB Tirta Sembada, Petugas Floating resto dan warga. “Sudah dilakukan dorongan logistik,” ucap Bambang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....