Hendak Bertanam Padi, Dua Petani Tewas Tersambar Petir

  • 09 Feb 2026 20:33 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Hujan deras disertai petir mengguyur wilayah Sleman, Senin siang, 9 Februari 2026. Akibat kejadian ini, dua buruh tani lansia yang merupakan warga Padukuhan Barak, Kapanewon Seyegan meninggal dunia tersambar petir.

Kepala Dukuh Barak 1 Sirmanto menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Dia mengatakan sejatinya ada tiga korban yang tersambar petir. Satu orang berhasil selamat usai sempat berteduh di gubuk kecil di dekat sawah. Sementara, dua orang lainnya meninggal dunia setelah tersambar petir dan belum sempat sampai ke gubuk untuk berteduh.

Ibu-ibu tadi baru mau ngeyup (berteduh) di gubuk kecil, tetapi yang satu sudah masuk, yang dua belum. Saat itu petir datang,” kata Sirmanto saat ditemui di kediaman korban, Senin, 9 Februari 2026.

Sirmanto menambahkan, petir mengenai pohon jati hingga kemudian menyambar ke gubuk. Setelah kejadian itu diketahui oleh warga, korban lantas dilarikan ke Rumah Sakit At-Turots. 

Kemudian, setelah sempat mendapatkan perawatan di IGD, keduanya dinyatakan meninggal dunia. Rencananya, kedua korban akan dimakamkan esok hari di Makam Padukuhan Barak 2.

Sirmanto mengimbau para petani untuk senantiasa waspada menghadapi cuaca ekstrem. Terlebih, terdapat banyak warga Padukuhan Barak yang kerap beraktivitas di sawah.

“Imbauannya, kalau terjadi hujan atau di hujan Petir, itu warga masyarakat segera untuk berteduh, tetapi jangan dibawa pohon yang besar,” katanya.

Kapolsek Seyegan AKP Pujiono menyebut, korban selamat merupakan warga Padukuhan Barak 2 berinisial SR berusia 72 tahun. Lalu korban meninggal dunia SM merupakan warga Padukuhan Barak 2 berusia 64 tahun dan W warga Padukuhan Barak 1 berusia 63 tahun.

“(Status keduanya, red) Iya, buruh tani,” ucap Pujiono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....