Sleman Gulirkan 144 Paket Padat Karya, Anggaran 19 Milyar
- 08 Feb 2026 11:16 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman kembali menggulirkan program padat karya pada tahun ini. Sekretaris Disnaker Sleman Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas menyebut rencananya akan ada 144 paket program padat karya yang digulirkan. Meliputi enam pekerjaan, diantaranya adalah cor jalan, pengerjaan talud, saluran irigasi, saluran drainase, sumur resapan dan gorong-gorong.
Siti mengatakan, program padat karya ini ditopang dari berbagai sumber pendanaan. Diantaranya, dana APBD murni sebesar Rp 160 juta untuk masing-masing dua paket dan dana pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sleman sebesar Rp 198,5 juta untuk 6 lokasi dan Rp 98,5 juta untuk 26 lokasi. Lalu, ada pula dana bantuan keuangan khusus (BKK) DIY sebesar Rp 198,5 juta untuk 42 lokasi dan Rp 98,5 juta untuk 68 lokasi. Dengan demikian, total anggaran program padat karya kurang lebih mencapai Rp 19 milyar.
“Perbedaan nilai ini dipengaruhi oleh jumlah tenaga kerjanya dan volume pekerjaan,” kata Siti belum lama ini.
Siti mengatakan mekanisme program padat karya ini dimulai dengan identifikasi proposal yang sudah masuk sejak satu tahun lalu dan dilanjutkan dengan identifikasi lokasi. Proses berlanjut pada tahapan penyusunan RAB. Dalam hal ini pihaknya turut menggandeng pendamping yang memiliki keahlian di dalam tata bangunan dan tenaga ahli bangunan. Pendamping ini turut mengawal sejak awal pelaksanaan hingga quality control. Siti memastikan pekerja padat karya bukan hanya sekadar gotong royong yang dibayar. Sebab, pembangunan benar-benar diawasi dan dipastikan kualitasnya.
“Dengan demikian, paradigma bahwa pada pekerja hanya gotong-royong yang dibayar itu yakinlah bahwa kualitasnya bisa terjamin. Dan itu sudah terbukti sejak kita lakukan perubahan mekanisme di tahun 2022. Hasil padat karya insya Allah lebih bagus daripada dilaksanakan gotong-royong yang tidak diawasi,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....