Dinkes Bantul Siapkan Pendampingan Psikologis Pasca-Gempa
- 07 Feb 2026 22:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul akan memberikan pendampingan pasca gempa M6,2 bagi para warga yang terdampak. Langkah tersebut untuk mengantisipasi adanya trauma psikis yang dialami oleh masyarakat.
Kepala Dinkes Bantul, Agus Tri Widiyantara mengatakan, pihaknya masih menelusuri terkait adanya korban trauma pasca bencana. Menurutnya, kemungkinan adanya korban trauma masih ada mengingat gempa kali ini cukup besar.
“Mungkin juga ada (korban trauma), karena di Bantul sudah lama tidak ada gempa yang sebesar ini. Jadi kemungkinannya ada,” ucapnya, Jumat, 6 Februari 2026.
Agus menjelaskan jika dari hasil pemantauan petugas di lapangan, belum ditemukan warga yang tidak berani masuk ke dalam rumah usai gempa terjadi. Hal itu disebabkan intensitas gempa susulan yang mengalami tren penurunan.
“Dari laporan teman-teman di Puskesmas, tidak ada yang sampai tidak berani masuk ke rumah. Mungkin sesaat saja, tapi setelah satu jam dan tidak ada gempa susulan yang besar, kebanyakan kembali masuk ke rumah,” katanya.
Meski begitu, Dinkes Bantul memastikan kesiapan fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama dalam penanganan trauma pasca gempa. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis, dapat mengunjungi puskesmas terdekat.
“Kalau misalnya ada masyarakat yang sampai trauma psikis karena gempa dan butuh pendampingan, bisa konsultasi Puskesmas. Di Puskesmas sudah ada psikolog yang dan masyarakat bisa berkonsultasi untuk menghilangkan trauma,” ucapnya, menambahkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....