BPBD Bantul: 4 Bangunan Rusak Akibat Gempa Pacitan

  • 06 Feb 2026 11:59 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mencatat sedikitnya terdapat empat bangunan rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,4 di Pacitan, Jawa Timur pada Jumat, 6 Februari 2026 sekitar pukul 01.06 WIB. Berdasarkan data yang masuk ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bantul hingga pukul 03.45 WIB, terdapat empat titik kerusakan yang tersebar di empat kapanewon.

Di antaranya di Kapanewon Imogiri, Jetis, Pundong, dan Kasihan. Adapun bangunan yang mengalami kerusakan yakni tiga rumah dan satu tempat ibadah.

Gempa bumi tidak hanya mengakibatkan bangunan rusak, namun juga dilaporkan terdapat korban yang mengalami luka-luka. Setidaknya ada tujuh korban luka dan telah dirujuk ke sejumlah rumah sakit. Seperti RS PKU Muhammadiyah Bantul sebanyak tiga orang, RSUD Panembahan Senopati tiga orang, dan lainnya satu orang.

Berbagai upaya telah dilakukan personel BPBD Bantul dalam merespons kejadian gempa tersebut, yakni asesmen, pengamatan pasang surut air laut, penanganan medis, dan monitoring gempa susulan. Dalam upaya tersebut, BPBD Bantul bekerja sama dengan PMI Bantul, PSC 119 Bantul, Sahabat Relawan Indonesia (SRI) Wilayah, RSPS, RS PKU, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) kelurahan dan warga.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 6,4 kemudian diperbarui menjadi 6,2 pada pukul 01.06 WIB di Pacitan, Jawa Timur. Gempa berpusat di laut dengan kedalaman 58 kilometer di Tenggara Pacitan.

Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah, seperti Pacitan, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Blitar, Surakarta, Banjarnegara, Tuban, dan Jepara. Termasuk pula di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), seperti Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman, dan Kulon Progo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....