Dampak Gempa Pacitan, 15 Warga di Bantul Terluka

  • 06 Feb 2026 10:18 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Gempa berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, juga terasa hingga ke Kabupaten Bantul. BPBD Bantul mencatat setidaknya ada 15 orang terluka dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. 

Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin mengatakan, hingga pukul 09.30 WIB pihaknya telah menerima laporan dampak gempa dari 10 wilayah. Ia menyebut, kerusakan bangunan terjadi di Kapanewon Banguntapan, Bantul, Imogiri, Jetis, Kasihan, Pajangan, Pleret, Pundong, Sedayu, dan Srandakan. 

“Dari data sementara ada delapan titik rumah rusak, dua titik tempat ibadah, satu titik fasilitas pemerintah, dua titik fasilitas pendidikan, dan satu titik fasilitas kesehatan,” ucapnya, Jumat, 6 Februari 2026.

Selain kerusakan bangunan, gempa juga mengakibatkan 15 warga terluka. Seluruh korban pun sudah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan yang ada.

Lebih lanjut Mujahid merinci, penanganan korban meliputi tiga orang dirawat di RSU PKU Muhammadiyah Bantul, enam orang di RSUD Panembahan Senopati, serta dua orang dirawat di RSUD Saras Adyatma.

“Selanjutnya ada satu orang di RSU Permata Husada, satu orang dirawat di RS Santa Elisabeth Ganjuran, satu orang dirujuk ke RSU Prambanan, dan satu warga dirawat di Puskesmas Sanden,” katanya. 

Merespons kejadian tersebut, BPBD Bantul sudah menerjunkan anggotanya untuk menangani dampak gempa. Proses asesmen pun sudah dilakukan dan perkembangan selanjutnya akan terus dilaporkan.

“Kami sudah melakukan asesmen di lapangan, penanganan medis bagi korban terdampak, mengamatan pasang surut air laut, dan monitoring potensi gempa susulan. Untuk proses pendataan sendiri masih berlangsung,” ujarnya.

BPBD Bantul pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada akan adanya potensi gempa susulan. Seluruh warga Bantul diminta untuk terus mengikuti perkembangan informasi dari instansi terkait. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....