Pintu Maaf Allah Datang di Malam Pertengahan Sya’ban

  • 03 Feb 2026 08:36 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Bulan Sya’ban merupakan bulan yang utama untuk melakukan pendekatan diri kepada Allah. Malam nanti telah memasuki malam pertengahan bulan Sya’ban. Seperti disampaikan Ustad Sakhirin dari Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Mutiara Pagi Senin, 2 Februari 2026 di Pro 1 RRI Yogyakarta.

Ada tiga hadis dari Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa mulia sekali di malam pertengahan bulan Sya’ban karena Allah membukakan pintu maaf seluas-luasnya. Pertama diriwayatkan Imam At-Thabari dan Ibnu Hibban dari Muadz bin Jabal. Nabi Muhammad bersabda Allah melihat kepada makhlukNya pada malam Sya’ban atau pertengahan Sya’ban. Lalu memberikan ampunan kepada seluruh makhlukNya. Kecuali kepada orang yang menyekutukan Allah dan orang yang bermusuhan.

Hadis yang kedua adalah apabila datang malam Nisfu Sya’ban Allah berseru, "Apakah ada orang yang memohon ampun maka Aku mengampuninya? Apakah ada yang meminta dan Aku akan memberinya. Tiada seorangpun yang meminta sesuatu kecuali Aku akan memberinya. Kecuali wanita pezina dan orang musyrik."

Ketiga, hadis dari riwayat Aisyah, Nabi menyampaikan bahwa, "Ketahuilah malam ini adalah malam pertengahan bulan Sya’ban, maka Allah mengampuni dosa-dosa sebanyak bulu kambingnya suku Kaltu."  Ini menunjukkan bahwa Allah memberikan ampunan kepada seluruh makhluk.

Allah mengampuni dosa bukan hanya kepada orang tertentu saja tapi kepada seluruh umat manusia. Terlebih pada orang yang beriman dan bertakwa. Tetapi ada orang yang dikecualikan mendapat ampunan Allah. Yaitu orang yang menyekutukan Allah dan orang yang bermusuhan.

Jika ingin mendapatkan ampunan Allah, hendaknya memberikan keluasan hati dan membuka hati untuk bisa memaafkan orang lain. Berdamai dulu dengan diri sendiri, setelah itu baru dengan orang lain. Sehingga Allah akan memberikan ampunan ataupun maaf kepada diri. Dalam Alquran disebutkan siapa yang berbuat kejahatan atau menzalimi dirinya sendiri. Kemudian dia mohon ampun kepada Allah, niscaya dia mendapati Allah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Juga disebutkan di dalam Al-Zumar ayat 53: Wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnyanya Allah mengampuni semua dosa-dosa.

Maka malam nisfu sya’ban adalah kesempatan untuk meminta maaf, untuk melapangkan diri, dan memohon ampun kepada Allah. Dalam kehidupan sehari-hari, interaksi dengan banyak orang pasti timbul kesalahan baik yang disengaja atau tidak. Memberikan maaf adalah salah satu hal yang mulia. Orang yang kuat adalah orang yang pandai menahan amarahnya dan meluaskan hatinya untuk memberikan maaf.

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....