Disdik Sleman Terapkan Deep Learning, Siswa Makin Kritis

  • 02 Feb 2026 20:39 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah mengimplementasikan kurikulum deep learning sejak awal tahun 2025. Melalui kurikulum ini, siswa mulai menunjukkan perkembangan, khususnya dalam kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah secara kreatif.

Untuk diketahui, kurikulum deep learning atau pembelajaran mendalam merupakan pendekatan pendidikan yang menitikberatkan pada pemahaman konsep secara mendalam, berpikir kritis, serta keterhubungan materi dengan realitas kehidupan, bukan sekadar hafalan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disdik Sleman, Mustadi saat ditemui beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, persiapan kurikulum telah dilakukan secara matang melalui sosialisasi kepada guru dan pihak yang terlibat di sekolah.

“Kebijakan pusat waktu itu sekolah yang mempunyai atau mendapatkan BOS, mendapat anggaran untuk melalukan pendekatan kurikulum, sehingga guru-guru di diklat, pengawas dijadikan tutor. Sekarang saat dimonitoring, sudah terlihat implementasinya,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan saat melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah di wilayah Sleman, terlihat perbedaan dibanding sebelumnya. Menurutnya, anak-anak kini mulai belajar secara kontekstual melalui pemberian permasalahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak sudah berbeda dengan berbeda yang dengan yang dulu, sekarang anak-anak sudah mulai belajar kontekstual,” katanya.

Dalam hal ini, guru memberikan permasalahan yang ada dan dekat di kehidupan siswa. Dengan permasalahan yang diberikan siswa akan melakukan diskusi dengan kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....