Sejumlah Komoditas Picu Deflasi di Awal Tahun

  • 02 Feb 2026 16:09 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami deflasi atau penurunan harga barang dan jasa. Sesuai catatan Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, deflasi terjadi pada awal tahun atau di bulan Januari 2026.

Kondisi ini tercermin, dari perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) DIY. Sejumlah kelompok pengeluaran, menunjukkan penurunan besaran harga.

Statistisi Ahli Utama BPS DIY Sentot Bangun Widoyono menyebut kisaran deflasi sekitar 0,16 persen. Ada sejumlah komoditas, penyebab terjadinya deflasi.

”Yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau,” katanya dalam Berita Resmi Statistik di kantornya, Senin, 2 Februari 2026. ”Deflasi kelompok ini 1,54 persen, diikuti kelompok transportasi sebesar 0,31 persen.”

Ia juga menyebut jenis-jenis komoditas penyebab deflasi di bulan Januari, karena dipengaruhi musim liburan akhir tahun yang telah selesai. Antara lain cabai merah, daging ayam ras, cabai rawit, bawang merah, dan bensin.

Selain itu, Sentor juga mencatat berbagai komoditas yang memicu deflasi tahunan terbesar. Yaitu cabai merah, cabai rawit, bawang putih, tomat, dan buncis.

Selain deflasi, BPS DIY juga mencatat inflasi. Yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 18,43 persen, kemudian pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 8,42 persen.

”Untuk tarif listrik, emas perhiasan, beras, sigaret kretek mesin dan sigaret kretek tahunan, pemicu inflasi tahunan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....