UMKM di Sleman Masih Terkendala Pemanfaatan Digital Marketing
- 02 Feb 2026 13:40 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Digital marketing menjadi cara yang bisa dimanfaatkan bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan produknya. Di sisi lain, digital marketing bisa meluaskan pasar bahkan hingga pasar internasional. Meski demikian, hingga saat ini tak semua UMKM mampu mengoptimalkan digital marketing. Salah satunya adalah Samiyati, owner S’Fia Snack asal Kalasan, Sleman.
Samiyati mengaku, masih kesulitan mengakses sosial media sebagai media pemasaran. Di usia yang tak lagi muda ini menjadikan Samiyati kurang terampil dalam menggunakan sosial media.
“Kendala saya di media sosial soalnya saya itu untuk tentang IT zaman sekarang kurang begitu canggih, kendalanya hanya itu,” ujar Samiyati saat dikonfirmasih baru-baru ini.
Samiyati mengatakan selama ini penjualan paling banyak yakni dari penjualan offline. Dia biasa menitipkan dagangannya di pasar swalayan hingga supermarket. Produknya beragam, mulai dari kentang mustofa, keripik singkong, dan keripik pisang. Samiyati mengatakan, meski sempat kesulitan tapi dia telah mencoba untuk memasarkan produknya secara digital. Misalnya dengan mendaftarkan produknya ke website Sleman Mart milik Pemkab Sleman.
Di sisi lain, Samiyati juga mengatakan naiknya harga sejumlah bahan pokok belakangan ini juga menjadi kendala. Dia bahkan terpaksa harus menaikkan harga jual.
“Mulai 1 Januari 2026 harganya saya naikkan, naik Rp 1.000,” katanya.
Pada hari biasa, Samiyati memproduksi keripik 3-4 kali dalam seminggu. Namun, produksi akan dilakukan setiap hari pada saat Ramadan. Setiap bulannya, S’Fia Snack mampu menjual hingga ribuan pack keripik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....