GIK Ramadan Festival 2026 Padukan Spiritual dan Kreativitas
- 01 Feb 2026 12:35 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM) akan menghadirkan GIK Ramadan Festival 2026 sebagai ruang temu yang memadukan nilai spiritual, kreativitas, dan ekonomi kreatif dalam satu pengalaman terpadu. Melalui GIK Ramadan Festival 2026, GIK UGM menghadirkan Ramadan sebagai ruang bersama, tempat berbagi rasa, bertemu karya, sekaligus merayakan kebersamaan.
Festival ini dirancang untuk menjangkau multi-audiens, mulai dari mahasiswa, sivitas akademika, keluarga muda, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum. Head of Marketing GIK UGM Alia Mirza mengatakan, dalam program ini pihaknya berkolaborasi dengan Lepas Kendali Labs untuk menghadirkan immersive media box experience, serta Cherry District (curated creative hub x music ecosystem).
“Kami menghadirkan satu immersive media box experience di mana pengunjung bisa merasakan dua pengalaman berbeda dari media box. Kami juga bekerja sama dengan Jogja Video Mapping. Selain itu, kami menggandeng Cherry Pop untuk menghadirkan Cherry District,” ujar Alia dalam konferensi pers, Sabtu 31 Januari 2026.
Festival ini mengusung tema Berkah (Berbagi Rasa, Kreasi, dan Hikmah) yang dibangun melalui tiga ruang pengalaman saling terhubung. Berbagi Rasa dihadirkan lewat sajian kuliner dan suasana berbuka yang hangat. Kreasi diwujudkan melalui karya, komunitas, dan aktivitas kolaboratif. Sementara Hikmah hadir dalam momen jeda dan refleksi yang menjadi bagian dari Ramadan.
Salah satu rangkaian utama festival ini adalah Perayaan Jumat Sore (PJS) edisi Ramadan yang berlangsung pada 18 Februari hingga 1 Maret 2026. PJS edisi Ramadan menghadirkan 40 tenant k terkurasi dengan fokus kuliner serta UMKM kreatif yang dijalankan mahasiswa, alumni, dan pelaku usaha di sekitar kampus.
Tak hanya itu, PJS edisi Ramadan juga menghadirkan Ngabuburit di GIK sebagai rangkaian aktivasi berbasis komunitas yang mengisi waktu menjelang berbuka melalui diskusi, lokakarya, pertunjukan, hingga aktivitas kreatif.
“Jadi orang datang ke GIK tidak cuma beli takjil, tetapi juga mendapatkan berbagai macam pengalaman. Ada bazar buku, kelas-kelas workshop, hingga merchandise musik,” katanya.
Menjelang akhir rangkaian, GIK Ramadan District akan digelar pada 26 Februari hingga 1 Maret 2026 dengan menghadirkan bazar fashion dan gaya hidup terkurasi sebagai bagian dari persiapan menyambut Idulfitri. Program ini melengkapi festival dengan ruang belanja yang relevan dengan kebutuhan Ramadan dan Lebaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....