Lewat Inovasi KABIKO, SMK Tanjungsari Raih Prestasi
- 30 Jan 2026 16:30 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul - SMK Negeri 1 Tanjungsari, Gunungkidul, berhasil meraih penghargaan inovasi pelayanan publik kategori sekolah dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi KABIKO (Konservasi Air Biopori dan Kompos) yang dinilai mampu memberikan solusi lingkungan secara sederhana dan berkelanjutan.
Kepala SMK Negeri 1 Tanjungsari, Sunarto mengatakan, adapun inovasi KABIKO berawal dari permasalahan genangan air hujan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, bahkan hingga menyebabkan banjir.
“Kami melihat bahwa sekolah sering ada genangan air hujan, bahkan kadang banjir. Supaya surut dan air bisa terserap ke dalam tanah, maka dibuatkan biopori atau resapan dari pipa pralon,” ujar Sunarto, Kamis. 29 Januari 2026.
Ia menjelaskan, pada bagian bawah biopori tersebut dibuat lubang yang dimanfaatkan untuk menampung sampah organik hasil kegiatan menyapu halaman sekolah.
“Sampah organik tidak kami bakar, tetapi kami masukkan ke dalam lubang tersebut agar membusuk dan menjadi kompos. Selain air hujan bisa meresap, sampah juga terurai di dalam tanah sehingga tidak menimbulkan bau,” katanya, menjelaskan.
Menurut Sunarto, kompos yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan sebagai pupuk bagi tanaman yang ada di sekolah. Inovasi ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat diterapkan oleh masyarakat luas.
“Kompos digunakan untuk pupuk tanaman yang ada di sekolah. Inovasi ini bisa diterapkan oleh warga sekolah maupun masyarakat karena murah dan bermanfaat,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, siswa dilibatkan secara langsung melalui kegiatan pembelajaran praktik. Ia menyebut dalam satu kelas dilibatkan saat pelajaran praktik dan dibagi tugas. Untuk kelas campuran, pengelolanya adalah siswa asrama sebanyak 25 siswa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....