Sebanyak Lima Ton Pupuk Dibagikan Bagi Para Petani

  • 16 Sep 2025 00:03 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Bantul: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul melakukan distribusi pupuk kepada petani di Padukuhan Ngepet, Srigading, Bantul, Senin (15/9/2025). Langkah tersebut untuk memastikan ketersersediaan pupuk serta menjaga stabilitas pasokan pangan.

Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo mengatakan, sebanyak lima ton pupuk berjenis NPK tersebut nantinya akan dibagikan ke lima kelompok tani di Kapanewon Sanden, Kretek, dan Srandakan. Ia berharap distribusi itu mampu meningkatkan motivasi para petani di sekitar.

“Distribusinya ke lima kelompok tani yaitu Kelompok Tani Bekti Pertiwi dari Kapanewon Kretek, Kelompok Manunggal dan Tani Raharjo dari Kapanewon Sanden, serta Kelompok Tani Babakan dan Lembah Subur dari Kapanewon Srandakan,” ucapnya.

Joko menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong hasil pertanian bawang merah. Mengingat, mayoritas produksi bawang merah di DIY berasal dari Kabupaten Bantul.

“Saat ini 65 persen produksi bawang merah itu dari Bantu. Semoga, ini dapat meningkatkan hasil pertanian terutama di sektor bawang merah,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengatakan, distribusi pupuk juga menjadi salah satu upaya pemerintah mendorong para petani agar lebih memaksimalkan pertanian di lahan pasir. Aris pun berharap agar para petani tetap semangat dalam memajukan pertanian di Bumi Projotamansari.

“Ini juga menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bantul untuk mendorong petani memaksimalkan pertanian di lahan pasir. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para petani penerima manfaat,” katanya.

Salah satu perwakilan petani, Subandi mengaku sangat senang dengan bantuan yang diberikan. Pupuk tersebut nantinya akan digunakan untuk tanaman bawang dan cabai merah.

“Saya sangat berterimakasih atas bantuan pupuk ini. Nantinya akan saya manfaatkan untuk tanaman bawang merah dan cabai di lahan pasir yang kami tanam,” ucapnya. (aji)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....