Iduladha, Pedagang Bumbu Pojok Giwangan Raup Untung
- 07 Jun 2025 23:42 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Bantul: Hari kedua Iduladha membawa berkah tersendiri bagi para pedagang bumbu di pasar tradisional, yang dagangannya laris manis diburu warga untuk mengolah daging kurban menjadi hidangan lezat.
Pembeli sementara antre membeli bumbu untuk olahan daging kurban di Pasar Giwangan, Sabtu(7/6/2025). (Foto: RRI/Rini)
Seperti halnya Iwan pedagang bumbu Pojok di Pasar Giwangan, yang mengaku dagangannya meningkat drastis sejak kemarin dan dari pagi hari ini karena banyak warga berburu bumbu dapur untuk mengolah daging kurban menjadi masakan khas Iduladha.
"lumayan dua hari ini penjualan bumbu agak meningkat karena banyak yang masak untuk daging kurban, rata-rata untuk rendang dan tongseng," ujarnya kepada RRI, Sabtu(7/6/2025).

Bu Wiji dengan dagangannya di pasar Giwangan Yogyakarta, Sabtu(7/6/2025). (Foto:RRI/Rini)
Diakui Bu Wiji Penjual empon- empon atau rempah rempah di pasar Giwangan, rimpang jahe yang paling naik signifikan sejak jelang Iduladha yang tadinya Rp. 40 ribu kini mencapai Rp. 50 ribu per kilo.
"Jahe yang paling terasa naik nya dibandingkan yang lain nya. Naiknya sampai 5000 rupiah per kilo," ujarnya.
Ditambahkan Wiji, saat Iduladha ini pembeli selain mencari bumbu, yang laris juga adalah arang dan panggangan sate.
"Yang laris ini areng, Rp.5000 per bungkus. Terus pemanggang sate ini harganya bervariasi dari Rp. 15 ribu sampai Rp. 25 ribu," ucapnya. (Rini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....