Pelajar SMK Sleman Viral di Media Sosial
- 12 Feb 2025 17:02 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Sleman: Tayangan video seorang siswa SMK Nasional Berbah Sleman Yogyakarta, viral di media sosial. Dalam video berdurasi satu menit 41 detik, siswa tersebut membacakan surat terbuka untuk Gubernur DIY.
Melalui surat tersebut, ia menyampaikan keluhan saat gagal mengikuti ujian. Ia diduga diusir guru dari ruang kelas, akibat belum melunasi tunggakan SPP sebesar 14 juta rupiah.
Pada tanggal 12 Februari atau sehari setelah tayangan video viral, pihak sekolah dan siswa melakukan mediasi tertutup selama dua jam. Pertemuan itu juga dihadiri Anggota DPRD Sleman.
Ditemui usai mediasi, Kepala SMK Nasional Berbah Edy Muchlasin mengijinkan siswa tersebut untuk mengikuti ujian susulan. Namun, ia membantah narasi dalam video yang sudah viral di medsos.
”Yang sudah viral di TikTok ya seperti itu, jadi beritanya seperti itu. Tapi itu banyak yang tidak pas, kemudian juga kita klarifikasi dan Alhamdulillah sudah selesai,” katanya, Rabu (12/2/2025).
Menanggapi hasil mediasi, Ariwantoko selaku orang tua siswa mengaku puas. Karena sekolah memberi kepastian, anaknya bisa mengikuti ujian susulan.
”Ujiannya tanggal 13 Februari besok, sebagai orang tua saya puas anak saya bisa ujian sampai lulus,” ucapnya.
Melalui proses mediasi juga diketahui, ada tiga siswa SMK Nasional Berbah gagal mengikuti ujian kelulusan akibat belum melunasi biaya sekolah. Anggota DPRD Sleman Wanto berjanji membantu menyelesaikan persoalan ini.
”Baik untuk yang punya tunggakan SPP atau kekurangan biaya, bahkan ada yang ijasahnya belum diambil. Kami akan upayakan ambil (ijazah),” ujarnya.
Pasca kejadian ini Wanto berharap, tidak ada lagi pelajar sekolah gagal mengikuti ujian akibat persoalan biaya. Maka ke depan, DPRD Sleman ingin mengawasi semua sekolah. (ws)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....