Merti Dusun Tawangrejo Hadirkan Pagelaran Kethoprak Mataram RRI Yogyakarta

  • 12 Okt 2024 09:58 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Yogyakarta sebagai Kota Budaya terus menghadirkan keanekaragaman tradisi yang dihadirkan dan menarik untuk dinikmati tidak hanya warga namun juga wisatawan, salah satunya Merti Dusun Tawangrejo yang digelar Pemerintah Kalurahan Purwobinangun.

Merti Dusun Tawangrejo yang telah berlangsung sejak Kamis (10/10/2024), akan ditutup dengan pagelaran ketoprak Mataram RRI Yogayakarta, dengan lakon 'Panewu Galigajaya' bertempat di halaman SD Giriharjo, Candi, Purwobinangun, Pakem, Sleman, hari Sabtu (12/10/2024).

Merti Dusun Tawangrejo yang dilakukan dengan doa bersama yang digelar di dua tempat yakni masjid Al Muttaqin dan Gedung Sapto Guno, dimana kegiatan doa bersama yang dilakukan, untuk memanjatkan rasa syukur dan memohon kepada Tuhan agar selalu diberikan keberkahan dan perlindungan.

Rangkaian acara kegiatan ini dihadiri oleh Pamong Kalurahan, tokoh masyarakat, RT, RW, Dukuh Padukuhan Tawangrejo, Tokoh pembuka Agama, serta seluruh masyarakat setempat.

Pada kegiatan ini, masyarakat bersama sama memanjatkan doa dan puji syukur atas apa yang telah Tuhan berikan, serta memohon agar diberikan kesejahteraan dan keberkahan di kedepannya. Dalam pelaksanaannya, acara kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar berkat antusias masyarakat dan para pihak yang mengikuti kegiatan dengan tertib dan teratur.


Doa bersama yang dilakukan di masjid Al Muttaqin dan Gedung Sapto Guno dalam rangka Merti Dusun Tawangrejo (Foto: Dok/Dusun Tawangrejo)


Kepala Dukuh Padukuhan Tawangrejo Dwi Hartanto mengatakan, Merti Dusun yang digelar Padukuhan Tawangrejo merupakan upaya masyarakat dalam nguri-uri budaya yang ada di Yogyakarta.

Selain itu, juga sebagai bentuk guyub rukun warga dalam membangun desanya di tengah keberagaman yang dimiliki. Sehingga semangat handarbeni dan gotong royong selalu tertanam untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

"Harapannya, rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, dan diberikan keberkahan, serta senantiasa dijadikan masyarakatnya yang guyup rukun dan sejahtera," kata Dwi Hartanto.

Terpisah, Kepala Stasiun LPP RRI Yogyakarta Arlin Setyaningsih menyambut baik upaya nguri-uri budaya yang digelar masyarakat di DIY.

RRI lanjut Arlin, juga terus berkomitmen dalam mendukung upaya pelestarian budaya di DIY, karena budaya merupakan salah bentuk keistimewaan yang dimiliki Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Rangkaian kegiatan merti dusun ditutup dengan pagelaran ketoprak Mataram RRI Yogyakarta, dengan lakon Panewu Galigajaya bertempat di halaman SD Giriharjo, Candi, Purwobinangun, Pakem, Sleman, ini pukul 21.00 WIB, dan disiarkan secara live Youtube rri jogja official," kata Arlin, Sabtu (12/10/2024). (Yan/par)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....