Potensi Beda Lebaran? Kemenag Pantau Hilal di 100 Titik Se-Indonesia
- 18 Mar 2026 23:26 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menjelang berakhirnya bulan Suci Ramadan, Pemerintah akan menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat yang akan digelar Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamis, 19 Maret 2026. Sidang isbat nantinya akan melihat sejauh mana hasil dari pengamatan hilal atau bulan yang dilakukan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi mengatakan, meski dari Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H pada tanggal 20 Maret 2026, namun pemerintah juga memiliki dasar dalam penentuan 1 Syawal.
Menurut Shidqi, pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah menggunakan metode hisab maupun metode rukyat, sehingga selain melakukan perhitungan, pemerintah juga masih memenuhi kepastian dengan munculnya hilal yang bisa dilakukan pengamatan secara visual.
"Yang dilakukan pemerintah dalam menentukan 1 Syawal 1427 Hijriah atau menentukan awal bulan ini sudah sesuai dengan kesepakatan dari dengan negara-negara MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) dalam menetapkan awal bulan kamariah," katanya, Selasa, 17 Maret 2026.
Berdasarkan hal tersebut, kriteria hilal dinyatakan sah atau terlihat jika memenuhi ketinggian hilal minimal 3 derajat dan Elongasi (jarak sudut matahari dan bulan) minimal 6,4 derajat. Diungkapkan Shidqi, pada tanggal 19 Maret 2026 besuk, ketinggian hilal yang bisa dilihat di wilayah Indonesia tertinggi atau ujung Barat, berada pada ketinggian 2 derajat 51 detik, dengan elongasinya atau sudut tiangnya berada pada 6 derajat 09 detik.
"Kalau melihat posisi hilang pada tanggal 19 Maret 2026, ini berarti masih di bawah yang menjadi ketentuan dari negara-negara MABIMS, berarti ada kemungkinan dengan ketinggian tersebut maka hilal belum bisa dilihat secara visual," ujarnya.
Meski kemungkinan hilal pada tanggal 19 Maret dimungkinkan belum terlihat, akan tetapi masih tetap menunggu hasil rukyat atau hasil penglihatan secara langsung atau sebaran hilal yang akan dilakukan di sekitar lebih dari seratus titik di seluruh Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....