Pemkot Gelar Pasar Murah Penuhi Kebutuhan Lebaran Warga
- 17 Mar 2026 12:30 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah kota Yogyakarta menggelar Pasar Murah Ramadan di kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin, 16 Maret 2026. Kegiatan ini diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang Lebaran dengan harga yang terjangkau di tengah daya beli yang menurun.
Wali kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo mengatakan, Pasar Murah Ramadan ini memiliki selisih harga yang lebih murah jika dibandingkan di pasaran. Langkah ini menjadi upaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi di Kota Yogyakarta.
"Hari ini kan bahan tersedia sebetulnya, nah, cuman daya beli masyarakat sedikit agak menurun karena ada di situ angka inflasikan juga meningkat. Oleh karena itu kami melakukan operasi dengan cara memberikan layanan," katanya.
Komoditas yang dijajakan di antaranya, telur, gula, tepung, hingga beras, Hasto menyampaikan, komoditas seperti tepung dan beras sensitif memicu inflasi.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan, Pasar Murah Ramadan yang digelar di Balai kota Yogyakarta ini merupakan penutup rangkaian pasar murah yang digelar di 14 Kemantren yang ada di Kota Yogyakarta. Menurutnya, pada pasar murah ini sebanyak 5 ton bantuan dari Bank Indonesia bekerja sama dengan Bulog dan distributor untuk kemudian bisa dimanfaatkan oleh warga kota Yogyakarta.
"Syaratnya cuma bawa KTP Yogyakarta saja. Bantuan dari Bank Indonesia dalam bentuk distribusi sehingga komoditasnya bisa lebih murah lagi paling tidak antara Rp2.000 - Rp3.000 lebih murah dari yang ada di pasar. Lima ton total hari ini, kalau yang di kemantren-kemantren sudah 48 ton," katanya.
Ambar mengungkapkan, intervensi menjelang lebaran ini sudah banyak dilakukan baik pasar murah di tingkat kemantren termasuk ditutup dengan pasar murah di balai kota, disamping itu Disperindag DIY juga sudah menyelenggarakan tiga kali kegiatan pasar murah.
"Kebutuhan pokok semuanya tersedia cukup sampai cadangan kita dua bulan ke depan," ujarnya.
Salah satu warga yang membeli di pasar murah di Balai Kota Yogyakarta, Agung Kusuma Ambarwati dai Pandeyan merasa terbantu dengan adanya kegiatan itu karena harganya lebih murah dibandingkan di pasar. Dicontohkan untuk telur ayam ras dijual Rp 25.000/kg, sedangkan di pasar mencapai Rp 30.000/kg dan beras 5 kg dijual Rp 60.000/kg sedangkan di pasar harganya Rp 65.000/kg.
“Harganya terjangkau sekali ya, sangat membantu. Harapannya semoga kegiatan seperti ini banyak di tempat-tempat yang lain juga ada,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan bu Waji asal Warungboto. Menurutnya, setiap ada pasar murah dirinya selalu turut serta, mengingat harga yang dijajakan lebih terjangkau bagi dirinya untuk kebutuhan sehari-hari keluarga. "Harganya berbeda, lebih murah. Untuk kebutuhan sendiri," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....