Simfoni Ramadan Hotel Tara Yogyakarta Tawarkan Harmoni Kebersamaan

  • 14 Mar 2026 08:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Hotel Tara Yogyakarta menghadirkan program buka puasa bertajuk “Symphony of Ramadan” pada Ramadan tahun ini. Program tersebut mengusung konsep kebersamaan yang ingin menghadirkan suasana hangat bagi keluarga, sahabat, maupun kolega yang ingin menikmati momen berbuka puasa bersama.

Marketing Communication Hotel Tara Yogyakarta Rahmad Fabian atau yang akrab disapa Bian, mengatakan tema tersebut dipilih untuk menggambarkan harmoni kebersamaan di bulan suci. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum bagi banyak orang untuk kembali berkumpul dengan orang terdekat. “Symphony itu artinya harmoni, jadi kami ingin menghadirkan harmoni kebersamaan bagi keluarga maupun teman yang ingin berbuka puasa bersama di Hotel Tara,” ujarnya saat ditemui, Jumat 13 Maret 2026.

Chef menyiapkan menu andalan kambing krewetan khas Madura di Hotel Tara Yogyakarta. (Foto: RRI/HE)

Bian menjelaskan, konsep tersebut juga diwujudkan melalui suasana dan pengalaman berbuka yang berbeda dibandingkan tempat lain. Para tamu tidak hanya menikmati hidangan, tetapi juga suasana hangat yang dirancang untuk mempererat kebersamaan. “Kami ingin menyatukan orang-orang yang mungkin jarang bertemu, sehingga bisa menikmati momen berbuka puasa bersama di sini,” katanya.

Salah satu menu unggulan yang dihadirkan tahun ini adalah krewetan kambing, hidangan khas Madura yang diolah dengan bumbu pedas. Hidangan tersebut menjadi signature menu Ramadan Hotel Tara tahun ini. “Krewetan kambing ini sebenarnya kambing yang dimasak pedas seperti kambing guling, lalu disajikan dengan sambal matah,” ucapnya.

Pengunjung menikmati suasana hangat berbuka puasa di rooftop Hotel Tara Yogyakarta. (Foto: RRI/HE)

Untuk menjaga kualitas rasa, pihak hotel menggunakan daging kambing impor dari Selandia Baru. Bian menjelaskan pilihan tersebut dilakukan agar aroma prengus kambing dapat diminimalkan sehingga lebih nyaman dinikmati oleh para tamu. “Secara autentik memang menggunakan kambing muda, tapi di sini kami memakai kambing impor agar aromanya lebih ringan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap tahun Hotel Tara selalu menghadirkan tema dan menu berbeda agar para tamu tidak merasa bosan. Pada Ramadan tahun sebelumnya, menu andalan yang dihadirkan adalah gongso iga kambing dengan bumbu pete. “Setiap tahun kami selalu menghadirkan menu signature yang berbeda supaya tamu selalu penasaran dengan hidangan baru,” ujarnya.

Selain menu khas Nusantara, Executive Chef Hotel Tara Yogyakarta Wahyu Utomo mengatakan Hotel Tara juga menghadirkan beragam pilihan hidangan internasional. Mulai dari menu Timur Tengah, Western, hingga makanan Indonesia yang disajikan secara buffet. “Kami menghadirkan menu yang beragam karena pasar pengunjung juga beragam, jadi konsepnya all around cuisine,” kata Chef Wahyu.

Chef Wahyu juga menjelaskan bahwa hidangan berbuka puasa dirancang dengan konsep makanan ringan terlebih dahulu sebelum makanan utama. Hal ini bertujuan agar tubuh dapat beradaptasi setelah seharian berpuasa. “Biasanya tamu kami mulai dengan makanan ringan dan hangat, kemudian dilanjutkan makanan utama setelah waktu salat magrib,” ucapnya.

Suasana hangat buka puasa bersama terlihat di Hotel Tara Yogyakarta yang menghadirkan pengalaman iftar penuh kebersamaan bagi keluarga, sahabat, dan kolega. (Foto: RRI/HE)

Dalam setiap penyajian, tim dapur juga menerapkan metode pre-cook untuk beberapa menu, terutama hidangan berbahan dasar daging. Teknik ini dilakukan untuk menjaga konsistensi rasa sekaligus memastikan makanan tetap segar saat disajikan kepada tamu. “Beberapa menu kami masak setengah matang lebih dulu, lalu saat penyajian tinggal difinishing agar rasanya tetap terjaga,” katanya.

Program iftar di Hotel Tara Yogyakarta dibanderol mulai Rp130 ribu per orang, sementara harga early bird sebelumnya ditawarkan Rp120 ribu per orang. Pengunjung juga dapat memilih paket privat dengan harga mulai Rp150 ribu per orang untuk minimal 25 tamu. “Kami berharap masyarakat bisa mencoba pengalaman iftar yang berbeda dengan suasana baru dan harga yang tetap terjangkau,” ujar Bian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....