Zikir yang Ringan di Lisan, Berat di Timbangan

  • 10 Mar 2026 11:02 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Dzikir adalah salah satu ibadah yang dilakukan agar hati menjadi tenang dan selalu mengingat Allah SWT. Dzikir merupakan cara sederhana untuk mendapatkan keberkahan hidup dan kelancaran rejeki.

Dalam sebuah kajian Keislaman, Penceramah asal Aceh, Ustadz Hanan Attaki mengatakan, perumpamaan orang yang tidak mengingat Allah bagaikan orang yang mati, karena dzikir merupakan nyawa dari seorang mukmin.

“Bisa dikatakan hati, jiwa, pikiran yang tidak mengingat Allah itu bagaikan jasad tanpa nyawa” ujar Ustadz Hanan Attaki.

Rasulullah berkata ada dua kalimat dzikir yang ringan di lisan tetapi sangat berat timbangannya di akhirat dan dicintai oleh Allah SWT, yaitu:

"Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallahi 'adzim"

Artinya : Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung

Berikut adalah poin-poin penting terkait dzikir tersebut menurut penjelasannya:

  • Berat Melebihi Langit dan Bumi: Dzikir ini diibaratkan memiliki bobot yang sangat berat, bahkan mampu melebihi timbangan langit dan bumi.
  • Lebih Berat dari Dosa: Dalam salah satu penjelasannya, Ustadz Hanan Attaki menyampaikan bahwa jika ditimbang, zikir ini dapat mengungguli sebesar apa pun dosa manusia.
  • Dianjurkan Dibaca 100 Kali: Ustadz Hanan Attaki menyarankan untuk merutinkan zikir ini, bahkan menyebutkan untuk membacanya 100 kali sehari agar mendapatkan keutamaan tersebut.
  • Ringan di Lisan: Kalimat ini sangat mudah diucapkan (ringan di lidah) namun memberikan dampak pahala yang sangat besar di timbangan amal.

Selain dzikir tersebut, Ustadz Hanan Attaki juga sering menekankan pentingnya membaca kalimat tauhid "Laa ilaha illallah" sebagai zikir utama yang paling berat timbangannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....