Berbagi Cinta di Balai Kota Yogyakarta pada Bulan Ramadan
- 09 Mar 2026 13:30 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Berbagi tawa dan bahagia nampak jelas terukir di komplek Balai kota Yogyakarta saat ratusan anak duduk bersama dengan Wali kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Wakil Wali kota Yogyakarta Wawan Harmawan, pada Kamis, 5 Maret 2026 sore. Sebanyak 650 anak yatim, piatu serta yatim dan piatu dari 17 panti asuhan di Kota Yogyakarta berkumpul untuk mengikuti silaturahmi.
Rasa cinta kasih seakan menular dengan senyum yang terus merekah tidak hanya dari anak-anak, namun juga Hasto Wardoyo maupun Wawan Harmawan, saat menyalurkan santunan pada kegiatan silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogyakarta dengan panti asuhan se-Kota Yogyakarta tersebut.
Hasto menegaskan, penyaluran santunan yang didukung Baznas Kota Yogyakarta ini bukan tentang nominal yang diberikan. Namun, pentasyarufan ini merupakan sebuah rasa cinta dan bentuk kedekatan.
"Baznas mentasyarufkan bantuan yang tidak seberapa ini sebagai bentuk cinta kasih dan kedekatan Pemerintah Kota Yogyakarta dengan panti-panti di sini," katanya.
Hasto meyakini, panti asuhan adalah garda terdepan dalam menjaga marwah Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan kota budaya yang berakhlak dan berkarakter baik. Ia pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pengasuh panti yang tanpa lelah menempa karakter generasi muda agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga mulia secara budi pekerti.
Di tengah acara, suasana haru sekaligus bangga menyeruak saat beberapa anak mengungkapkan cita-citanya, ada yang ingin menjadi profesor, presiden, hingga ingin mengikuti jejak sang pemimpin kota menjadi wali kota. Pihaknya menyambut baik kehadiran ratusan anak panti asuhan di Kota Yogyakarta, baik panti asuhan berbasis Islam maupun nonIslam, termasuk anak-anak panti yang memiliki kebutuhan khusus.
"Mudah-mudahan adik-adik semuanya akan menjadi SDM yang unggul, menjadi generasi yang saleh-solehah, nantinya bisa tercapai cita-citanya. Pesan saya harus rajin belajar, betul-betul menggunakan, memanfaatkan selagi muda sebelum tua, selagi sempat sebelum sempit, selagi sehat sebelum sakit, dan selagi kita masih hidup sebelum kita ajalnya dijemput oleh Allah SWT," ujarnya.
Ketua Baznas Kota Yogyakarta Syamsul Azhari menjelaskan, bahwa dana santunan yang disalurkan atau ditasyarufkan kepada kurang lebih 650 anak yatim piatu dari 17 panti asuhan di Kota Yogyakarta ini bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah yang diterima Baznas Kota Yogyakarta. Anak-anak panti asuhan merupakan bagian dari asnaf (golongan penerima zakat) yang menjadi prioritas karena mereka tidak memiliki orang tua dan penghasilan tetap.
"Ini program yang termasuk asnaf fakir miskin karena mereka itu tidak ada orang tua. Tidak ada penghasilan. Jadi ini tiap tahun kita programkan," katanya.
Syamsul menambahkan, dukungan tidak berhenti di sini. Tepat pada peringatan Nuzulul Qur'an di Masjid Pangeran Diponegoro, Baznas akan kembali menyerahkan biaya operasional untuk membantu kelangsungan pendidikan dan keseharian anak-anak, termasuk setiap bulannya disalurkan dana kesehatan untuk panti-panti tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....