Kemeriahan Ramadan dan Imlek di Hong Kong
- 23 Feb 2026 11:58 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, HONG KONG – Umat Muslim di Hong Kong menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H dengan antusiasme yang luar biasa. Tahun ini, suasana Ramadan terasa jauh lebih meriah karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Cina (Imlek) yang menandai dimulainya tahun Kuda Api.
Hajah Siti Fatimah Angelia, perwakilan dari PCI Muslimat Nahdlatul Ulama Hong Kong dan Macau, menyampaikan bahwa perjumpaan dua momen besar ini menciptakan atmosfer unik di seluruh penjuru kota. "Situasi di Hong Kong sangat meriah. Banyak toko menyediakan berbagai hiasan yang sekaligus kami rasakan sebagai penghias untuk menyambut Ramadan," ujarnya.
Semangat berbagi menjadi inti dari perayaan tahun ini. Masyarakat Hong Kong, bekerja sama dengan berbagai pihak, membagikan holiday package kepada para pekerja migran Indonesia. Paket ini mencakup: Fasilitas jalan-jalan gratis ke Disneyland serta uang makan dan biaya transportasi.
Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi dan dukungan moral bagi para pejuang devisa yang tetap menjalankan ibadah puasa jauh dari keluarga.
Salah satu tradisi yang paling dinantikan adalah berburu takjil di masjid-masjid besar Hong Kong. Setiap masjid menawarkan menu khas yang mencerminkan keragaman komunitas Muslim di sana:
1.Masjid Tsim Sha Tsui: Menyajikan menu andalan berupa Bubur Pakistan, kurma, serta gorengan khas seperti Pakora (bakwan sayur) dan Samosa.
2.Masjid Wan Chai: Memanjakan lidah jemaah dengan Nasi Kari, mulai dari kari ayam, sapi, kambing, hingga kari ikan, lengkap dengan buah-buahan.
3.Musala Lokal Hong Kong: Menyajikan menu autentik Xinjiang yang didominasi oleh olahan daging kambing yang lezat.
Selain kemeriahan fisik, sisi spiritual tetap menjadi prioritas. PCI Muslimat NU Hong Kong rutin mengadakan kegiatan tadarus Al-Qur'an dan berselawat setiap hari Minggu serta hari libur nasional sembari menunggu waktu berbuka.
Tak ketinggalan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Hong Kong juga turut serta melalui proyek "Khatam Al-Qur'an Gotong Royong" yang dimulai sejak pertengahan Februari. Sebelumnya, tradisi khas nusantara seperti megengan dan punggahan juga telah dilaksanakan untuk memantapkan niat menyambut bulan suci.
"Semoga Ramadan tahun ini menjadi lebih bermakna dan membawa keberkahan, keselamatan, serta kekuatan lahir batin bagi kita semua," katanya
(Kontributor Muslimat NU DIY : Hj. Siti Fatimah Angelia, PCI Muslimat NU Hongkong & Macau, Volunteer The Incorporated Trustees Of The Islamic Community Fund Of HK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....