Terapkan Infaq Subsidi Silang, Darul Ashom Tak Pasang Tarif SPP
- 23 Feb 2026 10:40 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Pendiri Pondok Pesantren Darul Ashom Abu Kahfi menyebut pihaknya tak memasang tarif SPP layaknya pesantren atau sekolah kebanyakan. Abu mengatakan, Pesantren Darul Ashom menerapkan sistem infaq subsidi silang. Besarannya pun bervariasi, tergantung kemampuan orang tua. Ada santri yang sama sekali tidak membayar. Ada pula santri yang turut menyerahkan infaq sebesar ratusan ribu hingga Rp1.000.000 sampai Rp1.500.000. Dia meminta orang tua untuk membayar sebesar kebutuhan santri selama di rumah.
“Bukan bayar ke kami. Kami bareng-bareng dengan anak. Makan bareng-bareng, hidup bareng-bareng. Anak di rumah kira-kira habisnya berapa, pindahkan ke sini,” ujar Abu saat ditemui beberapa waktu lalu.
Abu mengaku orang tua sempat kebingungan untuk menyerahkan besaran infaq lantaran tak ada patokan secara resmi. Meski demikian, Abu terus meyakinkan orang tua untuk memberikan infaq sesuai dengan kesiapan masing-masing. Jika nantinya ada kelebihan infaq, maka akan disalurkan pada santri lain yang berkekurangan.
“Banyak ya yang tidak mampu, tidak bayar ada. Ada yang sedikit, ada yang agak banyak, ada yang banyak sekali. Itu subsidi silang. Jadi saya minta ridhonya orang tua, ada yang sisa sisa yang tidak dipakai anak kita diserahkan ke teman-teman yang lain,” kata Abu.
Sementara itu, berbagai aktivitas dilakukan para santri selama bulan Ramadan. Abu mengatakan, ini berbeda dengan pesantren lainnya yang justru akan memulangkan santri ketika momen Ramadan. Menurut Abu, Ramadan menjadi pusat tarbiyah atau pendidikan para santri untuk memperbanyak amal. Misalnya, melakukan tadarus Alquran tanpa instruksi dan dengan pengawasan. Lalu, ada pula ceramah yang dilaksanakan setiap selesai salat.
“Di sini diharuskan mereka setiap waktu salat itu mereka akan ceramah bergantian. Yang kecil, yang besar, ceramah bergantian. Ini ilmunya mereka amalkan. Sebelum mengamalkan di rumah, di sini dites dulu,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....