Pasar Ramadan PAY Lowanu Yogyakarta Resmi Dibuka

  • 19 Feb 2026 11:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Panti Asuhan Yatim (PAY) Putra Muhammadiyah Lowanu Yogyakarta kembali menggelar Pasar Ramadan untuk kelima kalinya. Kegiatan ini berlangsung di kompleks PAYPM di Jalan Lowanu Timuran, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Pembukaan Pasar Ramadan digelar pada Rabu, 18 Februari 2025 dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat serta warga sekitar. Kegiatan ini melibatkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Kota Yogyakarta, seperti Mergangsan dan Umbulharjo.

Ketua Panitia Pasar Ramadan Tri Haryanto, yang juga Kepala Panti, mengatakan tahun ini panitia menyediakan 25 stan bagi pada pelaku UMKM. Ia berharap ke depan jumlah tersebut dapat terus bertambah.

"Pasar Ramadan ini sudah berjalan yang kelima. Tahun ini kami menyediakan 25 tempat," ujarnya, saat ditemui usai pembukaan Pasar Ramadan, Rabu, 18 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Pasar Ramadan bekerja sama dengan komunitas UMKM Jogja Membumi serta didukung dari berbagai pihak, termasuk pengurus kampung dan Lazismu. Dibandingkan tahun sebelumnya, fasilitas Pasar Ramadan tahun ini dinilai lebih lengkap, seperti penyediaan tenda, banner, hingga akses listrik dan air.

"Pendaftaran Rp50.000 untuk 25 hari, sudah dapat tenda dan banner. Kalau listrik dikenakan Rp3.000 per hari bagi yang memakai," katanya.

Salah satu peserta Eti pelaku UMKM yang tergabung dalam Jogja Membumi, mengaku baru dua kali mengikuti Pasar Ramadan di lokasi tersebut. Ia menilai penyelenggaraan tahun ini lebih baik dan lebih tertata dibandingkan sebelumnya. Terlebih dengan biaya pendaftaran yang hanya Rp50.000 untuk 25 hari tergolong sangat terjangkau dengan fasilitas yang diberikan.

“Tahun kemarin masih kurang bagus, tendanya belum disediakan dan kebetulan sering hujan. Sekarang layout-nya lebih rapi, sudah dapat tenda, banner, listrik dan air. Barang juga bisa dititipkan, jadi lebih aman. Biaya pendaftarannya juga sangat murah,” katanya.

Eti mengaku, pada hari pertama Pasar Ramadan, ia membawa 200 buah dimsum untuk dijual, menyesuaikan tingkat penjualan tahun lalu yang berkisar antara 100-200 buah per hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....