Ramadan 2026, Masjid Jogokariyan Siapkan 3.800 Porsi Takjil Gratis

  • 18 Feb 2026 23:38 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tradisi bagi-bagi takjil Masjid Jogokariyan pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi kembali hadir. Ribuan orang memadati Masjid yang setiap harinya menyajikan ribuan menu berbuka puasa secara gratis bagi masyarakat termasuk hari pertama puasa, Rabu, 18 Februari 2026.

Ketua Panitia Kampung Ramadan Jogokariyan, Muhammad Falah Akbar mengatakan, terdapat peningkatan dari jumlah takjil yang dibagikan secara gratis saat Ramadan ini. Menurutnya, dari tahun sebelumnya sebanyak 3.500 porsi perhari, pada Ramadan 1447 H ada 3.800 porsi saat buka puasa setiap harinya.

"Tahun ini kita setiap harinya menyediakan 3.800 porsi per buka setiap harinya. Kalau untuk uang kita ada open donasi," katanya.

Akbar mengatakan, setiap porsinya pada menu berbuka senilai Rp 15.000 dan setiap harinya menu yang disajikan berbeda-beda. Ada sekitar 20 menu berbeda yang disajikan, meski ada beberapa menu yang sama disajikan namun itu tidak berurutan.

"Untuk menu lengkapnya bisa dicek di akun Instagram Masjid Jogokariyan. Total mungkin ada 20-an mungkin, ada beberapa yang memang sama tapi tidak terus berurutan," ucapnya.

Menu berbuka pada hari pertama nasi sayur, gule ayam dan telur, serta dilengkapi kerupuk. Setiap porsinya dijelaskan Akbar, disajikan menggunakan piring untuk meminimalisir sampah yang dihasilkan ketika menggunakan pembungkus makanan.

"Kita pakai piring itu tujuan utamanya yaitu yang pertama adalah supaya makanan tidak dibawa pulang, supaya jamaah yang makan di sini nanti harapannya ikut shalat berjamah Maghrib di masjid. Karena kita menyediakan sampai empa kloter untuk salat berjamah Maghribnya, kemudian penggunaan piring juga alasan lingkungan supaya tidak menambah sampah bungkus makanan," ujarnya.

Akbar menyebutkan, berdasarkan pengalaman Ramadan sebelumnya, hampir setiap hari menu takjil yang disediakan habis. Hanya saja ketika hujan memang agak berkurang pengunjungnya, maka akan dibagikan kepada warga sekitar ataupun jamaah shalat Tarawih.

"Insyaallah setiap harinya habis, kalau pun biasanya kalau hujan kan mungkin agak sepi itu, biasanya kita bagi-bagikan ke warga sekitar. Dan juga biasanya masih bisa dihidangkan ke jamaah untuk dimakan setelah tarawih," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....