Songsong Puasa, Tradisi Munggahan Dilestarikan Jajaran Kemenkum DIY
- 18 Feb 2026 22:07 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY mengikuti kegiatan Munggahan dan Silaturahmi Pegawai yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum pusat secara daring, Kamis, 12 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh insan pengayoman untuk mempererat tali silaturahmi serta mempersiapkan diri secara spiritual sebelum memasuki bulan puasa tahun 2026. Acara yang berpusat di Jakarta ini diikuti oleh Kepala Bagian TU dan Umum Yudi Arto dan pegawai Kanwil Kemenkum DIY melalui zoom meeting.
Menteri Hukum Supratman Andi Agras menekankan bahwa bulan Ramadan bukan hanya tentang beribadah secara personal, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan integritas dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
"Munggahan ini adalah tradisi yang baik untuk saling memaafkan dan membersihkan hati. Saya berharap seluruh pegawai Kementerian Hukum dapat menyambut Ramadan 1447H dengan penuh suka cita, tetap produktif, dan menjaga profesionalisme dalam bekerja meski sedang menjalankan ibadah puasa," ujar Supratman.
Fokus utamanya adalah memastikan bahwa pelayanan publik kepada masyarakat tidak kendur dan kualitas kinerja tetap sesuai dengan target yang telah ditetapkan di awal tahun.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan keberkahan bagi seluruh jajaran Kementerian Hukum selama bulan Ramadan 1447H. Dengan adanya semangat kebersamaan ini, Kanwil Kemenkum DIY berkomitmen untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Yogyakarta di bulan yang penuh rahmat mendatang.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum DIY, Agung Rektono Seto menyampaikan, meskipun kegiatan diikuti secara daring, esensi dari silaturahmi dan persiapan menyambut Ramadan tidak berkurang sedikit pun. Melalui kegiatan ini, jajaran Kanwil Kemenkum DIY diajak untuk merefleksikan diri agar performa organisasi tetap terjaga maksimal.
“Fokus utamanya adalah memastikan bahwa pelayanan publik kepada masyarakat tidak kendur dan kualitas kinerja tetap sesuai dengan target yang telah ditetapkan di awal tahun,” ujar dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....