Padusan Parangtritis, Masyarakat Diminta Waspada Rip Current

  • 17 Feb 2026 12:58 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – SAR Parangtritis mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan tradisi padusan menjelang Ramadan untuk meningkatksn kewaspadaan. Mengingat, potensi bahaya rip current (palung laut) yang ada di pantai selatan Bantul juga dibarengi dengan prakiraan gelombang laut setinggi 2-3 meter.

Sekretaris SAR Parangtritis Rodhiva Wahyu Widho Santosa menyatakan, pihaknya telah memetakan area palung laut di sepanjang Pantai Parangtritis hingga Pantai Depok. Langkah ini untuk meminimalisir risiko kecelakaan laut saat padusan berlangsung.

“Dari Pantai Parangtritis-Depok itu ada sekitar 15 hingga 20 palung laut. Tapi kemungkinan yang akan bersinggungan dengan wisatawan itu sekitar 8 sampai 10 saja,” ucapnya, Senin, 16 Febaruari 2026.

Wahyu menjelaskan, kondisi dan lokasi palung laut bersifat dinamis dan sering berubah akibat pergerakan air laut. Sehingga, keasadaran pengunjung menjadi faktor utama demi keselamatan bersama.

“Palung laut ini selalu berubah kedalaman, lokasi, bahkan jumlahnya. Karena memang di pantai itu kontur bawahnya pasir sehingga mudah bergeser oleh pergerakan air laut,” katanya.

Terkait pengamanan wisatawan saat padusan, Wahyu menyebut jika SAR Parangtritis sudah menyiagakan lebih dari 100 personel. Jumlah tersebut dirasa cukup mengingat lonjakan wisatawan diprediksi akan cukup tinggi.

“Kami pastikan pada saat momen padusan itu personel akan berjaga di tepian pantai yang di depannya ada palung lautnya. Memang peningkatan kunjungan akan signifikan karena pengunjung yang datang juga dari luar DIY, bahkan dari manca negara,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....