SAR Parangtritis Terjunkan 100 Personel untuk Pengamanan Padusan
- 17 Feb 2026 12:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul - SAR Satlinmas Rescue Wilayah III atau SAR Parangtritis, telah menyiagakan lebih dari 100 personel untuk pengamanan tradisi padusan jelang Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung terutama di kawasan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok.
Sekretaris SAR Parangtritis Rodhiva Wahyu Widho Santosa menyatakan, tradisi padusan atau kegiatan mandi untuk membersihkan diri jelang Ramadan, biasanya akan dilakukan sehari sebelum puasa dimulai. Ia menyebut, momentum ini akan dimanfaatkan olah masyarakat untuk berbondong-bondong untuk mandi di kawasan pantai.
“Memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat momen padusan ini, semuanya datang ke pantai berbondong-bondong untuk bermain air. Kami sudah siapkan personel lebih dari 100 orang, mengingat saat ini kami juga ada beberapa anggota baru,” ucapnya, Senin, 16 Februari 2026.
Selain menyiapkan anggotanya, sejumlah peralatan tambahan juga disiagakan untuk memantau keamanan masyarakat. Mengingat, jumlah kunjungan diprediksi akan mengalami peningkatan yang cukup tinggi.
“Kami sudah siapkan satu unit jet ski, satu unit perahu jukung, dan sejumlah papan selancar untuk mengantisipasi apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Kami mendapat informasi nantinya akan banyak yang berkunjung ke kawasan pantai sehingga kami akan berusaha lebih memfokuskan diri,” ujarnya.
Wahyu menegaskan, pengawasan akan dilakukan selama 24 jam dengan pergantian personel. Hal itu menurutnya untuk meminimalisir jatuhnya korban kecelakaan laut.
“Kami pastikan tidak ada kekosongan petugas. Dan memang pada tahun lalu ada dua pengunjung terbawa arus ke tengah, dan keduanya berhasil kami selamatkan,” katanya.
Lebih lanjut, SAR Parangtritis mengimbau kepada seluruh pengunjung yang akan melaksanakan padusan, untuk terus memperhatikan aturan dan larangan dari para petugas. Masyarakat diminta untuk memperhatikan rambu-rambu yang ada serta menjauhi area yang berbahaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....