Pertarungan di Toronto, Siapa yang Pensiun Lebih Dulu, Ronaldo atau Modric?

  • 02 Jul 2026 19:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Toronto – Sebuah partai yang tidak hanya merupakan pertandingan hidup mati antara dua negara, tetapi juga pertaruhan siapa yang akan pensiun dari lapangan hijau, bakal tersaji, Jumat, 3 Juli WIB, di Stadion Toronto. Timnas Portugal akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Laga tersebut juga akan menjadi penentuan siapakah yang bakal pensiun lebih dulu. Kapten kesebelasan dan mega bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, atau kapten timnas Kroasia, Luka Modric? Pelatih Roberto Martinez yang menukangi timnas Portugal punya pandangan tersendiri terkait duel pemain terbaik di kedua negara tersebut.

"Kita sedang membicarakan para pemain yang berada di atas opini publik. Mereka berada di atas hal tersebut karena rekam jejak panjang mereka di dunia sepak bola menjadikan mereka istimewa," ujar pelatih Portugal Roberto Martinez.

Ketika sesi jumpa pers pra pertandingan, Roberto Martinez menyatakan, baik Ronaldo maupun Modric adalah pemain yang telah menulis sejarahnya sendiri di atas lapangan hijau.

"Anda menyebut Luka Modric, yang sudah berusia di atas 40 tahun, dan jumlah pertandingan yang ia mainkan tetap sangat signifikan. Hal yang sama juga berlaku bagi kapten kami: bagi siapa pun yang berbicara mengenai usia - usia hanyalah sekadar angka," kata dia.

Namun demikian bagi Martinez, arti penting kehadiran mereka melampaui sekadar pertarungan di babak 32 besar. Keduanya adalah ikon bagi pesepak bola dan atlet professional di saat ini maupun masa depan.

"Yang terpenting adalah apa yang mereka berikan dan betapa pentingnya peran mereka sebagai panutan di ruang Ganti. Luka Modric adalah panutan bagi jutaan atlet muda dan generasi baru yang mencintai sepak bola. Konsistensi panjang mereka dalam permainan ini telah menjadikan Cristiano Ronaldo dan Luka Modric sebagai ikon sepak bola yang sesungguhnya," ucap dia.

Cristiano Ronaldo ketika bertemu dengan kapten timnas Kroasia, Luka Modric, dalam sebuah pertandingan beberapa waktu sebelum Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)

Momentum akhir

Bagi kiper Kroasia, Dominik Livakovic, ia menuturkan, tidak banyak tempat di dunia sepak bola yang menunjukkan apresiasi lebih besar terhadap dua veteran terhebat dalam olahraga ini dibandingkan Toronto. Jersey Modric dan Ronaldo membanjiri jalanan, dan pujian bagi keduanya selalu mengiringi ke mana pun mereka pergi.

"Mereka pastinya adalah dua raksasa yang telah menorehkan tinta emas dalam sepak bola. Namun, saya dan seluruh tim akan mengerahkan segalanya untuk memastikan agar Luka dapat melanjutkan perjalanannya," ucap Livakovic.

Modric, yang akan menginjak usia 41 tahun pada bulan September - usia yang sama dengan sahabat sekaligus rivalnya, Ronaldo - telah mengisyaratkan bahwa ia tengah mendekati momentum penentuan bersama tim nasionalnya.

"Saya sadar saya telah mencapai fase tertentu dalam karier saya," kata dia. Sementara itu, Ronaldo telah menyatakan bahwa Piala Dunia ini akan menjadi yang terakhir baginya.

Setelah berbagi ruang ganti yang sama di Real Madrid dari 2012 hingga 2018 dan merengkuh segudang penghargaan utama bersama-sama di ibu kota Spanyol tersebut, Ronaldo dan Modric membangun sebuah hubungan yang berlandaskan rasa saling kagum dan saling menghormati.

Ronaldo pernah berujar bahwa "selalu menjadi sebuah kesenangan tersendiri" saat menyaksikan Modric bermain. Sementara sang pemain Kroasia menggambarkan kapten Portugal tersebut sebagai "sosok luar biasa dengan kebaikan hati yang besar".

Kini, mantan rekan satu klub tersebut akan berhadapan sebagai lawan di atas lapangan, di mana salah satu dari perjalanan tak terlupakan mereka di Piala Dunia akan segera berakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....