Dukung Pembalap Asli Yogyakarta Veda Ega Pratama di Nonton Bareng MotoGP
- 20 Sep 2026 22:31 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menjelang ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di sirkuit kebanggaan tanah air Mandalika pada 9 sampai 11 Oktober mendatang, ratusan warga di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menguatkan dukungan bagi pembalap muda asli Yogyakarta Veda Ega Pratama, dengan menggelar Nonton Bareng (Nobar).
Nobar MotoGP Austria 2026 yang digelar di JNM Bloc, Minggu, 20 September 2026 sore mengusung konsep parade watch party Moto3, Moto2, hingga kelas utama MotoGP ini diselenggarakan oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengatakan, momen ini merupakan satu kesempatan besar, terutama bagi Pertamina berkolaborasi bersama seluruh stakeholder dalam mendukung Energizing Indonesia. Membuat satu event internasional di Indonesia, yang bisa menjadi kebanggaan bangsa dan seluruh masyarakat.
"Kita melakukan pembibitan kepada seluruh talenta-talenta muda, terutama di Jogja yang memiliki talenta-talenta luar biasa," katanya.
Muhammad Baron menilai, bahwa para pembalap-pembalap di Indonesia, yang sedang berlaga untuk penjaringan mulai MotoPrix sampai dengan MotoGP, Jogja memiliki satu talenta besar yang saat ini sedang berjuang dan juga berlomba di ajang internasional MotoGP.
"Ini merupakan kebanggaan buat bangsa Indonesia. Bahwa ada pembalap muda Indonesia yang sudah bertanding di Moto2 dan Moto3, dan kami berharap juga ini menjadi bibit utama untuk masuk ke MotoGP. Alangkah bangganya kita sebagai bangsa bisa melihat pembalap kita berlaga di Pertamina Sirkuit Internasional Mandalika, itu yang kami harapkan," ucapnya.
Komisaris Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo menyebutkan, hadirnya pembalap Indonesia dalam ajang internasional menjadi sebuah kebanggaan. Apalagi lanjutnya. keberadaan Sirkuit Mandalika seperti rumah sendiri bagi para pembalap tanah air untuk mengasah taji.
"Ibarat pemain bola punya GBK kalau Timnasnya main, kita punya Mandalika, dan bedanya kalau bola pun kita terus berusaha masuk lolos ke Piala Dunia. Kalau ini pembalap kita ada yang sudah bertingkat dunia," ujarnya.

Aksesibilitas bagi Masyarakat pada Grand Prix of Indonesia
Mas Marrel mengungkapkan, sejumlah kemudahan dihadirkan, terutama bagi masyarakat yang ingin memberikan dukungan langsung di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Seperti potongan harga hingga 50 persen bagi pemegang KTP NTB hingga IMI Nasional juga menyediakan tiket khusus seharga Rp 165.000 via aplikasi MyIMI.
"Ini harapannya kita ingin menunjukkan kolaborasi, baik dari kolaborasi internasional, kolaborasi nasional dengan IMI, dan juga kolaborasi dengan lokalnya. Jadi harusnya sudah tidak ada problem kalau Bapak/Ibu mau hadir ke Mandalika, karena kita pun berusaha, saya juga ada di IMI, kita berusaha ingin meramaikan," ujarnya, menjelaskan.
Disamping menikmati ajang MotoGP, Mandalika juga menghadirkan penawaran menarik dengan menghadirkan paket camping. Mas Marrel menerangkan, camping di sekitar sirkuit Mandalika diharapkan masyarakat bisa menikmati keindahan sekitar sirkuit Mandalika dengan berbagai fasilitasnya, termasuk penyewaan seperti motorhome kecil.
"Jadi nonton balap sambil camping, sambil outdoor, itu juga bisa, dan juga tentunya untuk tiket-tiket yang memang eh VIP dan lain-lain juga disediakan semua. Jadi kita selalu ingin berusaha supaya seluruh masyarakat, dari seluruh elemen masyarakat di Indonesia bisa datang dan meramaikan MotoGP dan yang paling penting, kita dukung atlet-atlet dan pembalap kita yang kelas dunia," ujarnya, menambahkan.
Adapun rangkaian Nobar di JNM Bloc dibuka dengan Talkshow Session dan dilanjutkan parade kecil menggunakan sepeda motor. Dukungan masyarakat terhadap Veda Ega Pratama dan pembalap Indonesia lainnya diharapkan terus menguat, sehingga kehadiran mereka di Mandalika menjadi momentum tumbuhnya talenta balap nasional menuju jenjang kompetisi dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....